Febrian, Aulia (2026) Pembentukan dan Karakterisasi Multikomponen Kristal Naproxen - Asam Siringat dengan Metode Liquid Assisted Grinding. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only until 1 January 2030. Download (291kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only until 1 January 2030. Download (257kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only until 1 January 2030. Download (195kB) | Request a copy |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only until 1 January 2030. Download (179kB) | Request a copy |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
05. Skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only until 1 January 2030. Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Naproxen merupakan obat anti-inflamasi non steroid (OAINS) non selektif yang menghambat enzim siklooksigenase (COX-1 dan COX-2). Senyawa ini termasuk ke dalam golongan obat biopharmaceutical classification system (BCS) kelas II yang memiliki kelarutan yang rendah dalam air (15,9 mg/L pada 25°C) dan permeabilitas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kelarutan naproxen melalui pembentukan multikomponen kristal naproxen dengan asam siringat sebagai koformernya menggunakan metode liquid assisted grinding. Penelitian dimulai dengan pembuatan diagram dua fasa untuk mengetahui titik eutektik dari naproxen dan asam siringat dengan menggunakan differential scanning calorimetry (DSC). Setelah itu, dilakukan karakterisasi pada perbandingan terpilih yang meliputi X-ray diffraction (XRD), attenuated total reflectance-fourtier transform infrared (ATR-FTIR), dan scanning electron microscopy (SEM). Uji kelarutan dilakukan dalam aquabidest menggunakan orbital shaker selama 24 jam pada suhu ruang. Jumlah naproxen yang terlarut dianalisis menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT) dengan fase diam C18 dan fase gerak asetonitril dan aquabidest (1,96 % asam asetat glasial) dengan perbandingan 70:30. Hasil karakterisasi DSC menunjukkan adanya puncak endotermik tunggal pada suhu 144,15°C pada perbandingan mol naproxen : asam siringat, yaitu 8 : 2. Pembentukan campuran eutektik naproxen - asam siringat meningkatkan kelarutan naproxen sebesar 1,506 kali sementara pada campuran fisik naproxen – asam siringat meningkat sebesar 1,183 kali dibandingkan dengan naproxen murni. Dapat disimpulkan bahwa pembentukan multikomponen kristal naproxen dengan asam siringat membentuk campuran eutektik pada perbandingan mol 8:2 dan dapat meningkatkan kelarutan naproxen yang signifikan secara statistik (p<0,05).
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | apt. Uswatul Hasanah, S.Farm, M.Si ; Prof. Dr. apt. Erizal Zaini, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | naproxen ; asam siringat ; multikomponen kristal ; campuran eutektik ; liquid assisted grinding ; kelarutan |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S1 Farmasi Farmasi |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 07:34 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 07:34 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531562 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric