Hubungan Asupan Zat Gizi, Aktivitas Fisik dan Kualitas Tidur Dengan Kejadian Sarcopenic Obesity Pada Perempuan Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang

Oktaviana, Alresa (2026) Hubungan Asupan Zat Gizi, Aktivitas Fisik dan Kualitas Tidur Dengan Kejadian Sarcopenic Obesity Pada Perempuan Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (496kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (190kB)
[img] Text (BAB VII)
BAB VII.pdf - Published Version

Download (293kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (297kB)
[img] Text (Thesis Full Text)
Thesis Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (13MB) | Request a copy

Abstract

Sarcopenic Obesity (SO) adalah salah satu masalah kesehatan yang terjadi pada lansia ,yaitu kondisi gabungan penurunan massa dan fungsi otot dengan penumpukan lemak tubuh berlebih, yang dapat mengakibatkan risiko disabilitas, jatuh, fraktur, dan meningkatnya mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan asupan zat gizi, aktivitas fisik dan kaulitas tidur dengan kejadian SO pada perempuan lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang. Jenis penelitian adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Andalas Kota Padanag Sumatera Barat pada Januari-Juli 2026.Teknik pengambilan sampel dengan tekhnik purposive sampling yang berjumlah 55 orang lansia perempuan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner FFQ untuk menilai asupan zat gizi, IPAQ untuk menilai aktivitas fisik, PSQI untuk menilai kualitas tidur, serta pengukuran kekuatan genggam tangan dan status obesitas untuk menentukan kejadian SO. Uji yang digunakan adalah Mann whitney. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor asupan karbohidrat (p=0,107), protein (p=0,712), lemak (p=0,643), energi (p=0,104), maupun aktivitas fisik (p=0,752) dengan kejadian sarcopenic obesity. Sebaliknya, hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan kejadian SO (p=0,015; p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan kualitas tidur dengan kejadian SO. Disarankan bagi responden untuk menjaga kualitas tidur yang baik dengan tidur cukup dan dilakukan edukasi berupa penyuluhan gizi dan kualitas tidur

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Dr.dr.Desmawati, M.Gizi ; Dr.Dessy Arisanty, MSc
Uncontrolled Keywords: Sarcopenic Obesity; Asupan Zat Gizi; Aktivitas Fisik; Kualitas Tidur;Lansia Perempuan
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran > S2 Kebidanan
Depositing User: S2 Kebidanan kebidanan
Date Deposited: 27 Aug 2026 01:58
Last Modified: 27 Aug 2026 01:58
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531399

Actions (login required)

View Item View Item