Analisis Profil Chemical Oxygen Demand dan Oxygen Transfer Rate Biofilm Arenga Pinnata pada Trickling Filter Air Limbah Domestik Artifisial

Dini, Aisah Rahma (2026) Analisis Profil Chemical Oxygen Demand dan Oxygen Transfer Rate Biofilm Arenga Pinnata pada Trickling Filter Air Limbah Domestik Artifisial. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (347kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (322kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (304kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (299kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Air limbah domestik mengandung bahan organik yang berpotensi mencemari lingkungan apabila dibuang tanpa pengolahan. Salah satu teknologi pengolahan biologis aerobik yang dapat digunakan adalah trickling filter dengan media biofilm. Penelitian ini bertujuan menganalisis profil Chemical Oxygen Demand (COD) dan Oxygen Transfer Rate (OTR) pada trickling filter menggunakan media serat ijuk (Arenga pinnata) pada kondisi non-seeding dan seeding dengan variasi Hydraulic Retention Time (HRT) 12, 8, dan 6 jam, menganalisis kemampuan media ijuk sebagai tempat pertumbuhan biofilm, serta menentukan efisiensi penyisihan COD. Penelitian dilakukan menggunakan reaktor trickling filter skala laboratorium dengan sistem down-flow dan media serat ijuk. Parameter yang dianalisis meliputi pH, Dissolved Oxygen (DO), COD, dan OTR berdasarkan nilai koefisien transfer oksigen volumetrik (KLa). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai KLa tertinggi pada kondisi non-seeding diperoleh pada HRT 6 jam sebesar 0,0338 menit⁻¹, sedangkan pada kondisi seeding pada HRT 12 jam sebesar 0,0366 menit⁻¹. Media ijuk mampu mendukung pertumbuhan biofilm, ditunjukkan oleh terbentuknya lapisan slime/biofilm dan keberadaan biomassa. Nilai OTR berkisar 0,1208–0,2704 mg/L.menit pada kondisi non-seeding dan 0,1576–0,2928 mg/L.menit pada kondisi seeding. Efisiensi penyisihan COD rata-rata tertinggi diperoleh pada kondisi seeding HRT 6 jam sebesar 48,33%, dengan kisaran penyisihan 16–87%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ijuk berpotensi digunakan sebagai media biofilm alami pada sistem trickling filter.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Eng. Ir. Alqadri Asri Putra, S.T., M.Eng ; Dr. Eng. Zulkarnaini, S.Si., M.T.
Uncontrolled Keywords: air limbah domestik artifisial; COD; ijuk (Arenga Pinnata); Kla-OTR; media lekat; trickling filter
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Lingkungan
Depositing User: S1 Teknik Lingkungan
Date Deposited: 24 Aug 2026 07:32
Last Modified: 24 Aug 2026 07:33
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531256

Actions (login required)

View Item View Item