Zivana, Hilwa (2026) Integrasi Analisis Probabilitas Keandalan dan Perbandingan ASET-RSET untuk Evaluasi Evakuasi Kebakaran Pada Gedung RS Padang Eye Center. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (524kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I .pdf - Published Version Download (269kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (240kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04 . Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (244kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Gedung rumah sakit memiliki risiko tinggi terhadap kebakaran karena menampung pasien yang memerlukan bantuan dalam proses evakuasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis keandalan evakuasi kebakaran di Gedung RS Padang Eye Center melalui integrasi pendekatan Available Safe Egress Time (ASET), Required Safe Egress Time (RSET), serta pemodelan probabilistik menggunakan metode First Order Second Moment (FOSM) dan Monte Carlo Simulation (MCS) sebanyak 1.000.000 iterasi. Evaluasi dilakukan pada tiga skenario utama: Basement (Skenario 1), Ruang Operasi/Rawat Inap Lantai 3 (Skenario 2), dan Ruang Laundry Lantai 6 (Skenario 3). Data kuesioner dari 138 responden diolah untuk memperoleh parameter stokastik waktu pra-pergerakan (tp) dan pergerakan (tm). Hasil penelitian secara deterministik menunjukkan seluruh skenario aman (ASET = 982 detik > RSET). Namun, analisis probabilistik FOSM menghasilkan indeks keandalan (β) dan probabilitas keberhasilan (Pr) yang menurun seiring peningkat ketinggian lantai, yaitu β = 11,309 (Pr = 100%) pada Skenario 1, β = 1,275 (Pr = 89,88%) pada Skenario 2, serta β = 0,038 (Pr = 51,52%) pada Skenario 3. Simulasi MCS mengonfirmasi tingkat keberhasilan masing-masing skenario berturut-turut sebesar 100%, 93,1%, dan 51,73%, dengan ditemukannya 48 kejadian kegagalan evakuasi pada Skenario 3 (Pf = 0,0048%). Analisis sensitivitas mengidentifikasi bahwa tp paling dominan pada Skenario 1 dan 2, sedangkan tm menjadi faktor paling kritis pada Skenario 3 (r = -0,9780). Strategi Peningkatan K3 berfokus pada pelatihan teknis APAR, penataan alur evakuasi lantai atas melalui pemisahan rute evakuasi pasien dan barang serta penambahan rambu penunjuk rute alternatif, serta optimalisasi sistem deteksi dini.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Ir. Taufiq Ihsan, S.T., M.T., Ph.D., IPM ; Ir. Reri Afrianita, M.T |
| Uncontrolled Keywords: | ASET-RSET; Keandalan Evakuasi; Monte Carlo Simulation; Rumah Sakit; Keselamatan Kebakaran |
| Subjects: | T Technology > TH Building construction |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | S1 Teknik Lingkungan |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 07:47 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 07:47 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531180 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric