Identifikasi Zona Agroklimat Sebagai Dasar Penentuan Pola Tanam Padi-Palawija di Kabupaten Pesisir Selatan

Amanda, Salsabila (2026) Identifikasi Zona Agroklimat Sebagai Dasar Penentuan Pola Tanam Padi-Palawija di Kabupaten Pesisir Selatan. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
Abstrak dan cover manda.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (361kB) | Request a copy
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I PENDAHULUAN MANDA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (315kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V PENUTUP)
BAB V PENUTUP MANDA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (278kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA MANDA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (308kB) | Request a copy
[img] Text (FULL SKRIPSI SALSABILA AMANDA)
SKRIPSI SALSABILA AMANDA OTW WISUDA-2.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (25MB) | Request a copy

Abstract

Kabupaten Pesisir Selatan merupakan salah satu sentra produksi tanaman pangan di Provinsi Sumatra Barat yang memiliki potensi pengembangan pertanian cukup besar. Perubahan pola curah hujan akibat perubahan iklim berpotensi memengaruhi kesesuaian pola tanam sehingga diperlukan informasi zona agroklimat sebagai dasar dalam penyusunan rekomendasi pola tanam yang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi zona agroklimat dan menyusun rekomendasi pola tanam padi–palawija di Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian dilaksanakan pada Januari–April 2026 menggunakan metode survei deskriptif. Data yang digunakan berupa data curah hujan periode 1994–2024 dari BMKG yang dikoreksi menggunakan data CHIRPS, kemudian dianalisis berdasarkan pedoman RSNI3 (BSN, 2024) menggunakan ArcMap 10.8. Hasil analisis divalidasi melalui survei lapangan pada enam kecamatan dengan melibatkan 18 responden petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh wilayah Kabupaten Pesisir Selatan termasuk ke dalam zona agroklimat AIII1 dengan curah hujan tahunan berkisar antara 3.233–4.062 mm/tahun, yang terdiri atas zona AIII1-Rendah seluas 69,1%, AIII1-Tinggi seluas 22,3%, dan kawasan non-pangan seluas 8,6%. Hasil survei lapangan menunjukkan bahwa 33,3% petani menerapkan pola tanam padi–padi–padi (IP3), yang merupakan pola tanam dengan frekuensi penerapan tertinggi dibandingkan pola tanam lainnya. Berdasarkan hasil identifikasi zona agroklimat dan validasi lapangan, pola tanam padi–padi–palawija (IP3) dan padi–padi (IP2) direkomendasikan sebagai pola tanam utama di Kabupaten Pesisir Selatan. Varietas padi yang direkomendasikan adalah IR-42, Situjuh, Cisokan, dan komoditas palawija yang banyak direkomendasikan adalah jagung varietas Pioner. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi pola tanam berbasis agroklimat guna mendukung peningkatan produktivitas tanaman pangan dan pengelolaan pertanian yang adaptif di Kabupaten Pesisir Selatan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Armansyah, SP., MP; Prof. Dr. Ir. Indra Dwipa, M.S
Uncontrolled Keywords: rainfall; cropping calendar; RSNI3; climate change; food crops
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi
Depositing User: S1 Agroteknologi Agroteknologi
Date Deposited: 24 Aug 2026 10:26
Last Modified: 24 Aug 2026 10:26
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531167

Actions (login required)

View Item View Item