Pengaruh Biochar Sekam Padi Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Ultisol

Zahra, Hikmatuz (2026) Pengaruh Biochar Sekam Padi Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Ultisol. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan abstrak)
cover dan abstark.pdf - Published Version

Download (289kB)
[img] Text (BAB I (PENDAHULUAN))
BAB 1 (PENDAHULUAN).pdf - Published Version

Download (215kB)
[img] Text (BAB V (PENUTUP))
BAB V (PENUTUP).pdf - Published Version

Download (186kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (267kB)
[img] Text (SKRIPSI FULL)
SKRIPSI FULL.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas hortikultura penting di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan terus meningkat, namun produksinya di Sumatra Barat mengalami penurunan dari 2.339.173 ton pada tahun 2023 menjadi 2.307.184 ton pada tahun 2024. Salah satu kendala utama adalah dominasi lahan Ultisol yang bersifat masam, miskin bahan organik, dan memiliki kejenuhan basa rendah sehingga menghambat pertumbuhan dan hasil tanaman. Biochar sekam padi sebagai bahan pembenah tanah kaya karbon dinilai berpotensi memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi Ultisol guna mendukung budidaya bawang merah secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis biochar sekam padi terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah varietas Birma pada Ultisol, yang dilaksanakan di Kebun Sekolah Alam IT Alkautsar, Padang, Sumatra Barat pada Oktober 2025 hingga Februari 2026. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat taraf perlakuan, yaitu biochar sekam padi dosis 0 ton/ha, 10 ton/ha, 20 ton/ha, dan 30 ton/ha, yang masing-masing diulang sebanyak empat kali sehingga diperoleh 16 satuan percobaan. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) pada taraf nyata 5%, dan apabila berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan's New Multiple Range Test (DNMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biochar sekam padi berpengaruh sama terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan per rumpun, diameter daun, jumlah umbi per rumpun, diameter umbi terbesar, bobot segar umbi per rumpun, bobot kering umbi per rumpun, bobot umbi per petak, dan susut bobot umbi per rumpun, tetapi berpengaruh nyata terhadap bobot umbi per hektar. Perlakuan biochar sekam padi dosis 30 ton/ha menghasilkan bobot umbi per hektar tertinggi, yaitu 15,43 ton/ha, dan merupakan dosis terbaik dalam meningkatkan produktivitas bawang merah varietas Birma pada Ultisol.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Ir. Warnita, M.P; Aries Kusumawati, S.P., M.Si
Uncontrolled Keywords: Keywords: soil amendment; biochar dosage; tuber weight per hectare; soil fertility; productivity
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi
Depositing User: S1 Agroteknologi Agroteknologi
Date Deposited: 24 Aug 2026 10:24
Last Modified: 24 Aug 2026 10:24
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531160

Actions (login required)

View Item View Item