Profil Kimia dan Evaluasi Inhibitor α-Glukosidase dari Lima Spesies Stereocaulon: Analisis LC-MS/MS dan Pendekatan in Silico

Melani, Veki Fania Ayu (2026) Profil Kimia dan Evaluasi Inhibitor α-Glukosidase dari Lima Spesies Stereocaulon: Analisis LC-MS/MS dan Pendekatan in Silico. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text
01 COVER & ABSTRAK.pdf

Download (451kB)
[img] Text
02 BAB 1.pdf

Download (291kB)
[img] Text
03 BAB V.pdf

Download (282kB)
[img] Text
04 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (253kB)
[img] Text (skripsi fulltext)
05 SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan alternatif pengobatan alami dengan efek samping minimal. Genus Stereocaulon dikenal kaya metabolit sekunder, namun potensinya sebagai inhibitor α-Glukosidase belum banyak dieksplorasi. Penelitian ini mengevaluasi profil kimia dan aktivitas inhibitor α-Glukosidase dari lima spesies Stereocaulon (S. graminosum, S. massartianum, S. montagneanum, S. halei, dan S. verruculigerum) secara in vitro dan in silico. Profil kimia dianalisis menggunakan LC-MS/MS. Aktivitas inhibitor diuji menggunakan metode KLT-bioautografi dan IC50, diikuti pendekatan in silico melalui molecular docking (GNINA), molecular dynamics simulation (GROMACS), dan prediksi ADMET (pkCSM). LC-MS/MS mendeteksi 52 senyawa pada ekstrak etil asetat (29 teridentifikasi) dan 73 senyawa pada ekstrak metanol (18 teridentifikasi), didominasi golongan depsida, depsidon, dan polifenol/mono aromatik. KLT-bioautografi mengidentifikasi tujuh senyawa aktif: atranol, atranorin, MOC, etil hematomat, asam stiktat, asam lobarat, dan asam bourgeanat. Ekstrak etil asetat S. halei (IC50 = 15,084 µg/mL) dan S. verruculigerum (IC50 = 11,103 µg/mL) memiliki aktivitas inhibitor yang lebih kuat dibandingkan akarbose (IC50 = 101,333 µg/mL). Molecular dynamics simulation menunjukkan bahwa kedua kompleks protein-ligan cenderung stabil sepanjang 100 ns simulasi. Prediksi ADMET menunjukkan kedua senyawa tidak bersifat mutagenik, tidak hepatotoksik dan memiliki profil farmakokinetik yang layak. Kelima spesies Stereocaulon diduga memiliki aktivitas inhibitor α-Glukosidase, dengan S. halei dan S. verruculigerum menunjukkan potensi yang lebih besar. Ketujuh senyawa yang teridentifikasi diduga berpotensi memiliki aktivitas inhibitor berdasarkan hasil KLT-bioautografi dan pendekatan in silico

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. apt. Friardi Ismed; apt. Purnawan Pontana Putra, S.Si, M.Si
Uncontrolled Keywords: Stereocaulon; α-Glukosidase; LC-MS/MS; in silico
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: S1 Farmasi Farmasi
Date Deposited: 25 Aug 2026 11:06
Last Modified: 25 Aug 2026 11:06
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531100

Actions (login required)

View Item View Item