Melati, Irma (2026) Optimasi Proses Adsorpsi Logam Arsen (As) dari Air Tanah pada Sistem Batch Menggunakan Serbuk Mahkota Nanas sebagai Adsorben. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (287kB) |
|
|
Text (Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (234kB) |
|
|
Text (Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version Download (223kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (245kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Pencemaran arsen (As) pada air tanah berpotensi menurunkan kualitas lingkungan dan membahayakan kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas serbuk mahkota nanas sebagai adsorben untuk menyisihkan As dari air tanah melalui adsorpsi sistem batch. Optimasi dilakukan menggunakan larutan artifisial As dengan memvariasikan ukuran partikel dan dosis adsorben, pH, konsentrasi awal adsorbat, serta waktu kontak. Konsentrasi As dianalisis menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS), sedangkan karakteristik adsorben dikaji melalui SEM-EDX dan FTIR. Hasil menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada ukuran partikel 0,25-0,50 mm, dosis adsorben 3 g/L, pH 6, konsentrasi awal As 1 mg/L, dan waktu kontak 120 menit, menghasilkan efisiensi penyisihan 69,11% dengan kapasitas adsorpsi 0,230 mg/g. Pengujian pada air tanah berkonsentrasi awal As 0,5035 mg/L memberikan efisiensi penyisihan 62,29% dan kapasitas adsorpsi 0,105 mg/g pada pH optimum, sedangkan pada pH asli air tanah efisiensinya mencapai 32,31% dengan kapasitas adsorpsi 0,054 mg/g. Data adsorpsi mengikuti model isoterm Langmuir (KL = 4,7744 L/mg; qm = 0,5048 mg/g) yang mengasumsikan adsorpsi terjadi pada lapisan monolayer dari adsorben, serta model kinetika pseudo second order (k = 1,3193 menit⁻¹; qe = 0,2234 mg/g) yang mengindikasikan mekanisme kemisorpsi. Karakterisasi SEM-EDX memperlihatkan permukaan adsorben yang kasar, berpori, dan didominasi unsur C dan O, sedangkan FTIR mengidentifikasi gugus hidroksil, karbonil, dan karboksil sebagai situs aktif adsorpsi. Hasil penelitian keseluruhan menunjukan serbuk mahkota nanas berpotensi sebagai adsorben alternatif untuk penyisihan As dari air tanah, meskipun aktivasi adsorben masih diperlukan untuk meningkatkan efektivitas adsorpsinya.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Ir. Denny Helard, S.T., M.T., Ph.D. ; Prof. Shinta Indah, S.Si., M.T., Ph.D. |
| Uncontrolled Keywords: | Adsorpsi; Air Tanah; Arsen (As); Batch; Mahkota Nanas |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | S1 Teknik Lingkungan |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 09:46 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 09:46 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531054 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]