STUDI DAMPAK ERUPSI GUNUNG MARAPI TERHADAP STATUS MINERAL SAPI

Zatira, Azzahra (2026) STUDI DAMPAK ERUPSI GUNUNG MARAPI TERHADAP STATUS MINERAL SAPI. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (297kB)
[img] Text
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (364kB)
[img] Text
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (6kB)
[img] Text
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (466kB)
[img] Text
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilakukan melalui survei terhadap 55 peternak sapi yang terdampak erupsi Gunung Marapi pada lima kecamatan terdampak, yaitu Canduang, Sungai Pua, Ampek Angkek, X Koto, dan Batipuh untuk mengetahui keragaman jenis sapi, skala usaha, dan sistem pemeliharaan serta pemberian sapi, serta dampak erupsi terhadap sapi, pakan ternak, serta peternak. Sampel bulu diambil dari 45 ekor sapi dan dianalisis kandungan fosfor (P), natrium (Na), kalium (K), dan sulfur (S) untuk mengetahui dampak erupsi terhadap status mineral sapi yang dikaitkan dengan standar normal. Data mineral bulu dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha peternakan sapi di wilayah sekitar Gunung Marapi merupakan usaha sampingan dengan rata-rata populasi berkisar antara 2-6 ekor per peternak. Sapi dipelihara dengan cara dikandangkan sepanjang hari atau dikandangkan pada malam hari, dan digembalakan pada siang hari. Sapi diberi pakan hijauan berupa tanaman pakan budidaya dan tanaman liar. Dampak material erupsi dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan beratnya risiko material vulkanik terhadap ternak, pakan, dan peternak: berat, sedang, dan ringan. Kandungan mineral bulu sapi masing-masing berkisar antara: P: 122,02-154,07 ppm; Na: 345,86 - 546,07 ppm; K: 150,75 - 2016,70 ppm; S: 2,63-2,78%. Erupsi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap status mineral sapi. Kesimpulan, usaha peternakan bersifat sampingan yang terintegrasi dengan pertanian. Erupsi tidak berdampak terhadap kandungan status mineral sapi, tetapi sapi diduga mengalami defisiensi mineral kalium (K). Kata kunci : Abu vulkanik, Bulu sapi, Erupsi gunung Marapi, Sapi potong, Status mineral

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Ir. H. Khalil, M.Sc ; Prof. Dr. Ir. Montesqrit, S.Pt,.M.Si,IPM ASEAN Eng,APEC Eng.
Uncontrolled Keywords: Abu vulkanik; Bulu sapi; Erupsi gunung Marapi; Sapi potong; Status mineral
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Peternakan > S1 Peternakan
Depositing User: S1 Peternakan Peternakan
Date Deposited: 24 Aug 2026 06:47
Last Modified: 24 Aug 2026 06:47
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530974

Actions (login required)

View Item View Item