Cahyaningsih, Annisa Caesari (2026) Analisis Profil Nitrogen pada Trickling Filter Media Ijuk (Arenga Pinnata) dengan Menggunakan Air Limbah Domestik Artifisial. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (743kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (869kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (841kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04 . Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (735kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (10MB) | Request a copy |
Abstract
Air limbah domestik mengandung senyawa nitrogen berupa amoniak (NH₃), nitrit (NO₂⁻), nitrat (NO₃⁻), dan total nitrogen (TN) yang dapat menyebabkan eutrofikasi. Penelitian ini mengkaji kinerja penyisihan nitrogen, menganalisis profil vertikal nitrogen, serta mengevaluasi kemampuan Arenga pinnata sebagai media pada Trickling Filter. Reaktor dioperasikan dengan debit 2, 3, dan 4 L/hari (setara HRT 12, 8, dan 6 jam), ketinggian media 150 cm, selama 18 hari (9 hari non-seeding dan 9 hari seeding), dengan sampel diambil pada lima titik ketinggian setiap tiga hari. Kinerja dievaluasi berdasarkan ACE, NRE, NLR, dan NRR. Kondisi non-seeding optimal pada HRT 6 jam dengan ACE 87,06% (hari ke-8) dan NRE 90,14% (hari ke-9), sedangkan kondisi seeding terbaik juga pada HRT 6 jam dengan ACE 71,88% dan NRE 81,75% (hari ke-8), dengan hasil efluen amoniak, nitrit, nitrat dan total nitrogen memenuhi baku mutu yang telah ditetapkan. Rasio MLVSS/MLSS seeding berada pada kisaran 76% di seluruh HRT, sedangkan non-seeding meningkat dari 44% menjadi 77% seiring pematangan biofilm. Uji Two-Way ANOVA menunjukkan HRT dan perlakuan berpengaruh signifikan terhadap efisiensi amoniak, nitrat, dan total nitrogen (p<0,05), dengan efisiensi nitrit tidak memenuhi asumsi normalitas. Profil vertikal nitrogen menunjukkan indikasi nitrifikasi pada ketinggian 30-90 cm dan denitrifikasi pada ketinggian 120-150 cm, indikasi ini bersifat hipotesis tidak langsung karena DO fase cair limpasan tetap aerobik (3,2-6,4 mg/L). Arenga pinnata berpotensi baik sebagai media biofilm alami untuk penyisihan nitrogen, meskipun efluen seeding masih memerlukan pengolahan lanjutan agar memenuhi baku mutu pH secara konsisten
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Eng. Ir. Alqadri Asri Putra, S. T., M. Eng. ; Dr. Eng. Zulkarnaini, S.Si., M.T. |
| Uncontrolled Keywords: | Arenga pinnata, nitrifikasi-denitrifikasi, penyisihan nitrogen, non seeding dan seeding, Trickling Filter |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | S1 Teknik Lingkungan |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 07:39 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 07:39 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530854 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]