Hubungan Status Imunisasi Rutin dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 24 hingga 59 Bulan di Indonesia: Analisis Data SSGI 2024

Wirdati, Raihani (2026) Hubungan Status Imunisasi Rutin dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 24 hingga 59 Bulan di Indonesia: Analisis Data SSGI 2024. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (206kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (132kB)
[img] Text (03. BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version

Download (115kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (143kB)
[img] Text (05. Thesis Full Text)
05. Thesis Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Pada tahun 2024, stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan prevalensi 19,8%. Imunisasi berperan dalam mencegah kejadian stunting melalui penurunan risiko penyakit infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan imunisasi rutin dengan kejadian stunting.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Penelitian menggunakan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024. Sebanyak 164.215 anak usia 24-59 bulan dianalisis dengan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Penelitian dilaksanakan pada Januari hingga Juni 2026.Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi stunting pada anak usia 24–59 bulan di Indonesia adalah 18,6%. Terdapat hubungan yang signifikan antara status imunisasi rutin dan kejadian stunting. Anak usia 24 hingga 59 bulan yang memperoleh imunisasi rutin sebagian (PR=1,255; 95% CI: 1,21– 1,30; p<0,001) dan tidak memperoleh imunisasi rutin sama sekali (PR=1,462; 95% CI: 1,39–1,54; p<0,001) memiliki prevalensi stunting yang lebih tinggi dibandingkan anak yang mendapatkan imunisasi rutin lengkap. Hasil analisis stratifikasi menunjukkan bahwa kekuatan hubungan antara imunisasi rutin dan stunting bervariasi menurut tempat tinggal dan berat badan lahir.Status imunisasi rutin berhubungan secara signifikan dengan kejadian stunting pada anak usia 24–59 bulan di Indonesia. Oleh karena itu, peningkatan cakupan dan kelengkapan imunisasi rutin perlu menjadi prioritas dalam upaya pelayanan kesehatan anak untuk pencegahan dan penurunan kejadian stunting di Indonesia.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Dr. Vivi Triana, SKM, MPH ; Dr. Mery Ramadani, SKM, MKM
Uncontrolled Keywords: Stunting; Imunisasi rutin; Anak usia 24–59 bulan; Indonesia; Survei Status Gizi Indonesia
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > S2 Epidemiologi
Depositing User: S2 Epidemiologi Epidemiologi
Date Deposited: 26 Aug 2026 18:15
Last Modified: 26 Aug 2026 18:15
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530848

Actions (login required)

View Item View Item