Performans Reproduksi Ternak Kambing Perah di Kota Padang

Lovinkha, Kevin (2026) Performans Reproduksi Ternak Kambing Perah di Kota Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (237kB)
[img] Text (Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version

Download (147kB)
[img] Text (Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version

Download (127kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (168kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (647kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performans reproduksi ternak kambing perah berupa umur kawin pertama, umur beranak pertama, tipe kelahiran, dan jarak kelahiran kambing perah di Kota Padang. Pada Penelitian ini dilakukan pada tiga peternakan kambing perah, yaitu El-Fitra Farm, Padayo Goat Farm, dan Lumintu Dairy Farm dengan sampel yang digunakan sebanyak 45 ekor kambing perah yang terdiri dari kambing PE (Peranakan Etawa), kambing Sapera, dan kambing Anglo Nubian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan melalukan observasi atau pengamatan langsung di lokasi penelitian. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner serta data sekunder diperoleh melalui pencatatan (recording) dari peternak. Parameter yang diamati mencakup umur kawin pertama, umur beranak pertama, tipe kelahiran, serta jarak kelahiran (kidding interval). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kambing Peranakan Etawa (PE) dan Anglo Nubian memiliki umur kawin pertama yang lebih cepat (8,71 ± 0,73 bulan dan 8,50 ± 0,56 bulan) dibandingkan Sapera (12,03 ± 6,55 bulan). Demikian pula pada umur beranak pertama pada kambing PE (13,71 ± 0,73 bulan), dan Anglo (13,75 ± 0,65 bulan) lebih singkat dibandingkan Sapera (17,33 ± 6,37 bulan). Sebaliknya, Sapera memiliki jarak kelahiran yang lebih pendek (208 ± 27 hari) dibandingkan PE (242± 23 hari) dan Anglo (249 ± 21 hari). Pada tipe kelahiran kembar, Sapera (50%), PE (62%), dan Anglo Nubian (77%). Untuk tipe kelahiran tunggal, Sapera (50%), PE (38%), dan Anglo Nubian (23%).

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Ir. Hendri, MS ; Prof. Dr. Ir. Arief, MS
Uncontrolled Keywords: Anglo Nubian, Peranakan Etawa, Performans Reproduksi, Sapera, Kambing Perah.
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Peternakan > S1 Peternakan
Depositing User: S1 Peternakan Peternakan
Date Deposited: 24 Aug 2026 07:09
Last Modified: 24 Aug 2026 07:09
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530776

Actions (login required)

View Item View Item