Uji Ketahanan Beberapa Klon Unggul Kakao (Theobroma cacao L.) Terhadap Infeksi Penyakit Busuk Buah Dengan Metode Detached Pod Assay

Septiani, Iftihal (2026) Uji Ketahanan Beberapa Klon Unggul Kakao (Theobroma cacao L.) Terhadap Infeksi Penyakit Busuk Buah Dengan Metode Detached Pod Assay. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan abstrak)
01 Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (357kB)
[img] Text (BAB I Pendahuluan)
02 BAB 1.pdf - Published Version

Download (372kB)
[img] Text (BAB V Penutup)
03 BAB V.pdf - Published Version

Download (313kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04 Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (342kB)
[img] Text (skripsi fulltext)
05 Skripsi FullText.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penyakit busuk buah yang disebabkan oleh Phytophthora palmivora merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya kakao karena menurunkan kuantitas dan mutu hasil. Penggunaan klon unggul tahan merupakan salah satu strategi pengendalian yang efektif dan berkelanjutan. Evaluasi ketahanan klon dilakukan menggunakan metode Detached Pod Assay berdasarkan masa inkubasi, luas bercak, laju perkembangan bercak, dan tingkat keparahan penyakit. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi respons ketahanan empat klon kakao, yaitu BL 50, Sulawesi 02, TSH 858, dan ICS 60, terhadap infeksi P. palmivora. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Fitopatologi Universitas Andalas Kampus III Dharmasraya menggunakan Rancangan Acak Lengkap satu faktor dengan lima ulangan. Isolat P. palmivora diisolasi, dimurnikan, dan diperbanyak, kemudian diinokulasikan pada buah kakao sehat berumur ±4 bulan setelah antesis yang berasal dari Kelompok Tani Inovasi, Kabupaten Lima Puluh Kota. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan uji DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan respons ketahanan antar klon terhadap infeksi P. palmivora. Klon Sulawesi 02, BL 50, dan ICS 60 menunjukkan respons ketahanan yang lebih baik dibandingkan TSH 858 berdasarkan masa inkubasi, luas bercak, dan laju perkembangan bercak. Meskipun demikian, seluruh klon yang diuji termasuk kategori serangan ringan berdasarkan persentase keparahan penyakit dan tergolong tahan berdasarkan kriteria luas bercak.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Nike Karjunita, S.P., M.Si ; Dr. Sri Heriza, S.P., M.Sc
Uncontrolled Keywords: Fitopatologi; inokulasi buatan; Phytophthora palmivora; skrining; virulensi.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroekoteknologi
Depositing User: S1 Agroekoteknologi Agroekoteknologi
Date Deposited: 24 Aug 2026 07:40
Last Modified: 24 Aug 2026 07:40
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530640

Actions (login required)

View Item View Item