Azaria, Povy Haifa (2026) Biodegradasi Senyawa Hidrokarbon Menggunakan Bakteri Hidrokarbonoklastik dari Tanah Tercemar Oli Bengkel dalam Upaya Bioremediasi. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Text(Abstrak))
Text (Abstrak).pdf - Published Version Download (215kB) |
|
|
Text (Text (BAB I. Pendahuluan))
Text (BAB I. Pendahuluan).pdf - Published Version Download (246kB) |
|
|
Text (Text (BAB V. Penutup))
Text (BAB V.Penutup).pdf - Published Version Download (145kB) |
|
|
Text (Text (Daftar Pustaka))
Text (Daftar Pustaka).pdf - Published Version Download (246kB) |
|
|
Text (Text (Skripsi Full Text))
Text(Skripsi Full Text).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Pencemaran tanah akibat limbah oli bengkel merupakan salah satu permasalahan lingkungan karena mengandung senyawa hidrokarbon yang bersifat toksik dan sulit terdegradasi secara alami. Salah satu alternatif penanganannya adalah melalui bioremediasi menggunakan bakteri hidrokarbonoklastik indigenous yang telah beradaptasi pada lingkungan tercemar. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi bakteri hidrokarbonoklastik dari tanah tercemar oli bengkel, menguji kemampuan degradasi hidrokarbon, serta mengetahui efektivitas biodegradasinya dalam menurunkan kadar Total Petroleum Hydrocarbon (TPH). Penelitian dilakukan melalui tahapan isolasi bakteri menggunakan media Bushnell-Haas (BH) yang ditambahkan 1% oli, karakterisasi isolat, skrining awal menggunakan indikator 2,6-dichlorophenolindophenol (DCPIP), dan uji biodegradasi selama 30 hari. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan bakteri, pengukuran pH, dan penurunan kadar TPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh lima isolat bakteri hidrokarbonoklastik (IH-1, IH-2, IH-3, IH-4, dan IH-5). Berdasarkan uji DCPIP, isolat IH-2 dan IH-5 menunjukkan kemampuan degradasi tercepat dengan perubahan warna media dari biru menjadi bening pada hari ke-2. Selama proses biodegradasi, kedua isolat mampu tumbuh menggunakan oli sebagai satu-satunya sumber karbon dan menyebabkan penurunan pH medium. Analisis TPH menunjukkan bahwa isolat IH-2 mampu menurunkan kadar TPH sebesar 6,70%, sedangkan isolat IH-5 menunjukkan efektivitas tertinggi dengan penurunan sebesar 10,10% setelah inkubasi selama 30 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bakteri hidrokarbonoklastik indigenous dari tanah tercemar oli bengkel memiliki potensi sebagai agen bioremediasi, dengan isolat IH-5 sebagai isolat terbaik dalam mendegradasi senyawa hidrokarbon.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Fuji Astuti Febria, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | bakteri; hidrokarbonoklastik; biodegradasi; bioremediasi; oli. |
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Biologi |
| Depositing User: | S1 Biologi Biologi |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 08:01 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 08:01 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530542 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric