Andrea, Valentino (2026) HUBUNGAN EKSPRESI NEUROFIBROMIN 2, TNF RECEPTOR ASSOCIATED FACTOR 7, PHOSPHATIDYLINOSITOL 3-KINASE CATALYTIC ALPHA, PROGESTERONE RECEPTOR DENGAN LOKASI MENINGIOMA. S3 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (COVER DAN ABSTRAK)
cover dan abstract.pdf - Published Version Download (124kB) |
|
|
Text (BAB 1)
Bab 1.pdf - Published Version Download (226kB) |
|
|
Text (BAB 7)
BAB 7.pdf - Published Version Download (27kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (138kB) |
|
|
Text (DISERTASI FULL)
Disertasi Full.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Pendahuluan : Meningioma merupakan tumor intrakranial yang paling sering dijumpai, dengan angka insidensi tahunan sebesar 7,86 kasus per 100.000 individu. Sekitar 80% meningioma diklasifikasikan sebagai WHO grade I, yang menunjukkan karakteristik histopatologis jinak, sedangkan 20% sisanya termasuk dalam WHO grade II dan III karena memiliki sifat histologis yang lebih ganas. Insidensi meningioma mencapai puncaknya pada usia dewasa muda (35–39 tahun), yang mencakup sekitar 25,1% dari seluruh tumor intrakranial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ekspresi NF2, TRAF7, PIK3CA, dan PGR yang berkontribusi terhadap mekanisme patogenesis meningioma skull base dan non-skull base. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Spesimen jaringan tumor berupa blok parafin diperoleh dari pasien yang telah menjalani tindakan pembedahan di Rumah Sakit Arifin Achmad, Riau. Hasil : Pada kelompok pasien dengan meningioma skull base, 85,7% kasus termasuk dalam WHO grade I, dibandingkan dengan 62,9% pada kelompok meningioma non-skull base. Tingkat imunoekspresi NF2, TRAF7, dan PIK3CA menunjukkan perbedaan yang bermakna antara kedua kelompok (p < 0,001). Meningioma skull base memperlihatkan jumlah sel imunopositif NF2, TRAF7, dan PIK3CA yang lebih tinggi. Ditemukan korelasi positif yang bermakna antara TRAF7 dan PIK3CA yang mencerminkan aktivasi bersama jalur PI3K/AKT/mTOR sebagai mekanisme utama patogenesis di lokasi ini. Kesimpulan : Temuan ini menunjukkan adanya heterogenitas molekuler berdasarkan lokasi anatomis meningioma, yang mencerminkan perbedaan jalur patogenesis antara meningioma skull base dan non-skull base. Identifikasi profil ekspresi molekuler ini berpotensi menjadi dasar stratifikasi biologis tumor serta mendukung pengembangan pendekatan terapi yang lebih terarah dan individual sesuai karakteristik molekuler masing-masing lokasi tumor.
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. dr. Alvarino, SpB, SpU (K) |
| Uncontrolled Keywords: | meningioma, NF2, TRAF7, PIK3CA, PGR, skull base, non-skull base |
| Subjects: | R Medicine > RD Surgery |
| Divisions: | Pascasarjana (S3) |
| Depositing User: | S3 Ilmu Biomedis |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 07:50 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 07:50 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530452 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric