Muhammad Aditya, Putra (2026) PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE OLEH KEPOLISIAN TERHADAP ANAK PELAKU TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN DALAM LINGKUNGAN SEKOLAH DI KOTA PADANG. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (106kB) |
|
|
Text (Bab I Pendahuluan)
Bab I.pdf - Published Version Download (306kB) |
|
|
Text (Bab IV Penutup)
Bab IV.pdf - Published Version Download (56kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (210kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Kekerasan di lingkungan sekolah yang melibatkan anak sebagai pelaku tindak pidana penganiayaan telah berkembang menjadi fenomena sosial yang mengkhawatirkan, di mana pendekatan penanganan yang masih cenderung represif dan punitif dinilai tidak sesuai dengan prinsip perlindungan anak, mengingat pelaku yang masih berusia anak secara psikologis dan hukum belum memiliki kematangan dalam memahami perbuatannya, sehingga konsep Restorative Justice sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak menjadi sangat relevan untuk diterapkan. Rumusan masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah: Pertama, bagaimana penerapan Restorative Justice oleh kepolisian terhadap anak pelaku tindak pidana penganiayaan dalam lingkungan sekolah di Kota Padang? Kedua, apa kendala yang dihadapi dalam penerapan Restorative Justice tersebut? dan Ketiga, apa upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris. Sifat penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis, yaitu penelitian yang bersifat menjelaskan dan menganalisis yang bertujuan memperoleh gambaran lengkap tentang hukum yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Restorative Justice oleh kepolisian terhadap anak pelaku tindak pidana penganiayaan di lingkungan sekolah telah dilaksanakan melalui mekanisme diversi dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga, pihak sekolah, guru BK, serta pembimbing kemasyarakatan. Penerapan tersebut berpedoman pada Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak dan Peraturan Kepolisian Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif. Selain itu, kendala yang dihadapi meliputi kurangnya pemahaman pihak sekolah dan masyarakat, penolakan dari korban dan keluarga korban, lemahnya koordinasi antar pihak, serta adanya faktor emosional dan ketimpangan status sosial yang memengaruhi proses mediasi. Adapun upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut antara lain peningkatan pemahaman melalui sosialisasi, pendekatan persuasif kepada para pihak, penguatan koordinasi antar pihak terkait, serta mengatasi ketimpangan status sosial. Adapun saran yang diberikan adalah agar aparat kepolisian, sekolah, dan masyarakat lebih meningkatkan pemahaman serta kerja sama dalam penerapan Restorative Justice guna menciptakan penyelesaian perkara anak yang lebih efektif, humanis, dan berorientasi pada pemulihan. Kata Kunci: Restorative Justice, Anak, Penganiayaan, Lingkungan Sekolah, Kota Padang.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Yandriza, S.H., M.H. Antoni Putra, S.H., M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | Restorative Justice, Anak, Penganiayaan, Lingkungan Sekolah, Kota Padang. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Hukum |
| Depositing User: | S1 Hukum Hukum |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 08:09 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 08:09 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530352 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric