Maliki, Reihan (2026) Penyisihan Senyawa Organik Air Limbah Rumah Makan dan Produksi Listrik Menggunakan Microbial Fuel Cell Variasi Elektroda Dan Rasio Penambahan Lumpur Tinja. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (670kB) |
|
|
Text
02. BAB I.pdf - Published Version Download (243kB) |
|
|
Text
03. BAB V.pdf - Published Version Download (229kB) |
|
|
Text
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (235kB) |
|
|
Text
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Air limbah rumah makan umumnya mengandung bahan organik tinggi sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan apabila tidak diolah dengan baik. Salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk mengolah air limbah sekaligus menghasilkan energi listrik adalah Microbial Fuel Cell (MFC), yang memanfaatkan aktivitas mikroorganisme dalam mendegradasi senyawa organik dan mentransfer elektron ke elektroda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyisihan Chemical Oxygen Demand (COD) dan energi listrik yang dihasilkan dari pengolahan air limbah rumah makan menggunakan MFC tipe double chamber berkapasitas 2,5 Liter dengan jembatan garam, kondisi anaerob pada ruang anoda, dan kondisi aerob pada ruang katoda. Sampel air limbah diperoleh dari outlet Rumah Makan X di Kecamatan Pauh, Kota Padang, sedangkan lumpur tinja sebagai sumber mikroorganisme diperoleh dari IPLT Kota Padang. Reaktor dioperasikan selama 144 jam menggunakan air limbah rumah makan dengan konsentrasi COD awal sebesar 8.608 mg/L. Variasi yang diteliti meliputi jenis elektroda (carbon cloth dan carbon felt) serta rasio Food to Microorganism (F/M) (0,75 dan 1 kgCOD/kgVSS). Parameter yang dianalisis meliputi pH, COD, BOD, TSS, VSS, C-Organik, Total Nitrogen, Total Fosfat, dan Tegangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyisihan COD berkisar 54–59%, sedangkan energi listrik yang dihasilkan berkisar 1,50–3,11 mWh. Secara deskriptif, penggunaan elektroda carbon felt dengan rasio F/M 0,75 menunjukkan penyisihan COD tertinggi sebesar 59% serta menghasilkan energi listrik yang lebih tinggi dibandingkan variasi perlakuan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi MFC berpotensi diterapkan sebagai alternatif pengolahan air limbah rumah makan yang mampu menyisihkan bahan organik sekaligus menghasilkan energi listrik ramah lingkungan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Budhi Primasari, M.Sc; Ansiha Nur, S.T., M.T |
| Uncontrolled Keywords: | Air limbah rumah makan; COD; Elektroda; Energi listrik, Microbial Fuel Cell |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | S1 Teknik Lingkungan |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 02:12 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 02:12 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530223 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]