Asti, Farah Arista (2026) PENGARUH LUTEOLIN TERHADAP VIABILITAS DAN EKSPRESI GEN E6 HUMAN PAPILLOMAVIRUS PADA SEL HeLa: STUDI IN VITRO. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak (1).pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB AKHIR)
BAB AKHIR.pdf - Published Version Download (170kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka (1).pdf - Published Version Download (302kB) |
|
|
Text (Skripsi full text)
Tugas Akhir fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1 (1).pdf - Published Version Download (206kB) |
Abstract
Kanker serviks merupakan penyebab kematian kedua akibat kanker pada perempuan di Indonesia. Infeksi Human Papillomavirus (HPV) risiko tinggi berperan dalam hampir seluruh kasus kanker serviks, di mana onkoprotein E6 berperan penting dalam mempertahankan karakteristik ganas sel kanker melalui degradasi protein penekan tumor p53. Luteolin merupakan senyawa flavonoid alami yang diketahui memiliki aktivitas antikanker, namun pengaruhnya terhadap ekspresi gen E6 HPV pada sel HeLa masih belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh luteolin terhadap viabilitas sel dan ekspresi gen E6 HPV pada sel HeLa secara in vitro. Penelitian ini merupakan studi eksperimental in vitro. Viabilitas sel HeLa dianalisis menggunakan metode MTT assay setelah pemberian luteolin pada konsentrasi 6,25; 12,5; 25; 50; 100; dan 200 µg/mL dengan waktu inkubasi 24 dan 48 jam untuk menentukan nilai IC₅₀. Nilai IC₅₀ yang diperoleh selanjutnya digunakan sebagai konsentrasi perlakuan pada analisis ekspresi gen E6 menggunakan qRT-PCR dengan metode komparatif Ct atau livak formula. Analisis viabilitas sel menunjukkan bahwa luteolin memiliki aktivitas sitotoksik yang kuat terhadap sel HeLa dengan nilai IC₅₀ sebesar 11,87 µg/mL pada inkubasi 24 jam dan 3,96 µg/mL pada inkubasi 48 jam. Analisis qRT-PCR menunjukkan terjadinya down regulation ekspresi gen E6 HPV dengan nilai fold change sebesar 0,14 pada inkubasi 24 jam dan 0,12 pada inkubasi 48 jam dibandingkan kelompok kontrol. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penurunan viabilitas sel yang diinduksi luteolin disertai dengan penurunan ekspresi onkogen E6 HPV-18.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | dr. Aswiyanti Asri, Msi, Med, Sp.PA(K); Dr. dr. Gestina Aliska, Sp.FK |
| Uncontrolled Keywords: | Gen E6; HeLa; Kanker Serviks; Luteolin; MTT Assay |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Ilmu Biomedis |
| Depositing User: | S1 Ilmu Biomedis |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 07:14 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 07:14 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530097 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]