Scoping Review: Efektivitas Yoga Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri

Aswardi, Chindy (2026) Scoping Review: Efektivitas Yoga Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (45kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (272kB)
[img] Text (BAB 6 PENUTUP)
BAB 6 Penutup.pdf - Published Version

Download (207kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (175kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsii Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Dismenore merupakan salah satu gangguan menstruasi yang paling sering dialami remaja putri. Di Indonesia, sekitar 64,25% perempuan usia produktif mengalami dismenore, dengan dismenore primer sebesar 54,89% dan dismenore sekunder sebesar 9,36%. Dismenore dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta menurunkan kualitas hidup. Salah satu penatalaksanaan nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri dismenore adalah yoga. Yoga diketahui dapat memberikan efek relaksasi, meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi ketegangan otot, serta merangsang pelepasan hormon endorfin yang berperan sebagai pereda nyeri alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas yoga terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan scoping review dan kerangka PICO. Pencarian artikel dilakukan melalui basis data PubMed, Google Scholar, Garuda, DOAJ, dan ScienceDirect. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, kemudian disajikan dalam diagram alir PRISMA-ScR. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa yoga efektif dalam menurunkan inten-sitas nyeri dismenore pada remaja putri. Berbagai gerakan yoga terbukti membantu mengurangi kram menstruasi, meningkatkan relaksasi, serta memperbaiki sirkulasi darah pada area panggul. Selain itu, latihan pernapasan dan meditasi dalam yoga juga membantu mengurangi stres dan kecemasan yang dapat memperberat nyeri menstruasi. Sebagian besar penelitian menunjukkan adanya penurunan skala nyeri yang signifikan setelah intervensi yoga. Disimpulkan bahwa yoga merupakan terapi nonfarmakologis yang aman, mudah dilakukan, dan efektif dalam menurunkan nyeri dismenore pada remaja putri.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: dr. Rauza Sukma Rita, Ph.D ; Dr. Abdiana, SKM. M.Epid
Uncontrolled Keywords: yoga;dismenore
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan
Depositing User: S1 Kebidanan Kebidanan
Date Deposited: 24 Aug 2026 03:40
Last Modified: 24 Aug 2026 03:40
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530059

Actions (login required)

View Item View Item