Gambaran Skor NRS Penggunaan Analgesik pada Pasien Kanker Payudara Pasca Bedah di Rumah Sakit Universitas Andalas

Putri, Bunga Pramudia (2026) Gambaran Skor NRS Penggunaan Analgesik pada Pasien Kanker Payudara Pasca Bedah di Rumah Sakit Universitas Andalas. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (52kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (39kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf - Published Version

Download (29kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (257kB)
[img] Text (Skripsi full text)
2211013037_Bunga Pramudia Putri_Skripsi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Nyeri pasca bedah merupakan dampak yang hampir selalu dialami pasien kanker payudara setelah menjalani tindakan pembedahan. Apabila tidak ditangani dengan baik, nyeri dapat menghambat proses pemulihan dan menurunkan kualitas hidup pasien. Penilaian intensitas nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) merupakan instrumen penting dalam mengevaluasi efektivitas terapi analgesik yang diberikan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan skor NRS penggunaan analgesik pada pasien kanker payudara pasca bedah di Rumah Sakit Universitas Andalas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional menggunakan data retrospektif dari rekam medis 73 pasien kanker payudara pasca bedah tahun 2024-2025. Data dianalisis dengan uji Spearman Rho dan uji Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan seluruh pasien berjenis kelamin perempuan, usia terbanyak pada kelompok usia dewasa, pendidikan terbanyak SLTA, dan pekerjaan terbanyak ibu rumah tangga. Tindakan pembedahan terbanyak adalah MRM dengan stadium kanker terbanyak pada stadium 3. Analgesik yang paling sering digunakan adalah parasetamol, baik secara tunggal maupun dikombinasikan dengan ketorolac. Skor NRS menunjukkan bahwa sebelum pemberian analgesik sebagian besar pasien mengalami nyeri sedang (63%), sedangkan setelah pemberian analgesik sebagian besar pasien mengalami nyeri ringan (61,6%). Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara jenis analgesik dengan skor nyeri (p value < 0,05), sedangkan usia, jenis tindakan pembedahan dan lama rawatan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap skor nyeri pasien kanker payudara pasca bedah.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: apt. Dian Ayu Juwita, S.Farm, M.Farm; apt. Fitri Rachmaini, S.Farm, M.Si
Uncontrolled Keywords: Kanker Payudara; Pasca Bedah; Analgesik; Numeric Rating Scale; Skor Nyeri
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Depositing User: S1 Farmasi Farmasi
Date Deposited: 21 Aug 2026 02:35
Last Modified: 21 Aug 2026 02:35
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530042

Actions (login required)

View Item View Item