Pengaruh Kerjasama Belt and Road Initiative Tiongkok Terhadap Perkembangan Look East Policy Iran

Tanjung, Ilham (2026) Pengaruh Kerjasama Belt and Road Initiative Tiongkok Terhadap Perkembangan Look East Policy Iran. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (249kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (445kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (179kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (363kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh Belt and Road Initiative (BRI) Tiongkok terhadap perkembangan Look East Policy (LEP) Iran pada periode 2013–2021 beserta keberlanjutannya. Pasca-Revolusi Islam 1979, Iran menghadapi tekanan sistemik berupa sanksi dan isolasi dari blok Barat, yang mendorong lahirnya LEP sebagai strategi bertahan hidup yang pada mulanya bersifat reaktif dan transaksional. Menggunakan kerangka Realisme Neoklasik Gideon Rose, penelitian ini menelusuri interaksi antara tekanan sistemik (sanksi Barat), peluang sistemik (kehadiran BRI), dan persepsi elit Iran sebagai variabel penghubung yang membentuk kebijakan luar negeri. Data kepustakaan dianalisis melalui teknik explaining-outcome process tracing, dengan menguji rangkaian bukti terhadap penjelasan tandingan berupa kalkulasi ekonomi rasional semata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjelasan berbasis ekonomi murni tidak memadai untuk menjelaskan pola hubungan Iran-Tiongkok pascapenarikan diri Amerika Serikat dari JCPOA pada 2018: sementara volume perdagangan resmi kedua negara menyusut tajam, komitmen politik-diplomatik Iran terhadap Tiongkok justru menguat, mengindikasikan peran persepsi elit yang independen dari kalkulasi keuntungan ekonomi jangka pendek. Temuan ini diperkuat oleh penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Strategis 25 Tahun Iran-Tiongkok pada 2021, serta keberlanjutan ekspansi multilateral Iran melalui keanggotaan penuh di Shanghai Cooperation Organisation (SCO) dan BRICS. Penelitian ini menyimpulkan bahwa BRI Tiongkok berfungsi sebagai katalisator yang melembagakan LEP Iran secara diplomatik dan politik menjadi kemitraan strategis komprehensif dan berjangka panjang, sekalipun ketergantungan struktural Iran terhadap tekanan sanksi Barat belum sepenuhnya terlepas.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Virtuous Setyaka, S. IP. M.Si; Rifki Dermawan, S.Hum, M.Sc
Uncontrolled Keywords: Look East Policy; Belt and Road Initiative; Iran; Tiongkok; Realisme Neoklasik; Process Tracing
Subjects: J Political Science > JZ International relations
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Hubungan Internasional
Depositing User: S1 Hubungan Internasional
Date Deposited: 21 Aug 2026 02:58
Last Modified: 21 Aug 2026 02:58
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/530038

Actions (login required)

View Item View Item