Hubungan Faktor Risiko Lingkungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021-2024

Aulia, Salsabila Syafni (2026) Hubungan Faktor Risiko Lingkungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021-2024. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (186kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (174kB)
[img] Text (BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version

Download (156kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (186kB)
[img] Text (Thesis Fulltext)
05. Thesis Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Timbulan sampah ditengarai menjadi breeding place nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penular penyakit demam berdarah (DBD). Tingginya angka timbulan sampah di duga dapat berpotensi meningkatnya kasus DBD. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan timbulan sampah dan faktor risiko lingkungan dengan kejadian DBD di Provinsi Sumatera Barat tahun 2021-2024. Desain studi ekologi digunakan untuk menjelaskan hubungan antara timbulan sampah dengan kejadian DBD pada tingkat kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021-2024. Variabel lain yang turut diteliti adalah suhu, kelembapan, kecepatan angin dan curah hujan. Data diperoleh dari SIPSN Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan Provinsi dan NASA’s POWER. Pengolahan dan analisis data dilakukan melalui tahapan cleaning, editing, dan processing data. Dilakukan analisis univariat, analisis bivariat dengan uji negative binomial regression dengan batas signifikansi p < 0,05, dan analisis multivariat dengan uji negative binomial regression dengan memilih nilai AIC terendah sebagai model faktor risiko terbaik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan timbulan sampah dengan kejadian DBD (p<0,05). Terdapat dua faktor risiko lingkungan (kecepatan angin dan curah hujan) yang berhubungan dengan kejadian DBD. Model faktor risiko terbaik yang mempengaruhi hubungan timbulan sampah dengan kejadian DBD yaitu suhu, kecepatan angin, dan curah hujan (AIC= 602,42). Adanya hubungan timbulan sampah dengan kejadian DBD, dengan variabel lain yang mempengaruhi berupa suhu, kecepatan angin, dan curah hujan. Oleh karena itu, perlunya rancangan kebijakan berupa pengelolaan sampah dengan 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) di rumah tangga dalam menekan angka timbulan sampah dan pelaksanaan PSN yang berbasis indikator iklim untuk menekan perkembang biakan nyamuk.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Ratno Widoyo, SKM., MKM., Ph.D ; Kamal Kasra, SKM., MQIH.,Ph.D
Uncontrolled Keywords: Timbulan Sampah; DBD; Faktor Risiko Lingkungan
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > S2 Epidemiologi
Depositing User: S2 Epidemiologi Epidemiologi
Date Deposited: 19 Aug 2026 04:58
Last Modified: 19 Aug 2026 04:58
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529927

Actions (login required)

View Item View Item