Sihombing, Sarah Nancy (2026) Pengaruh Beberapa Konsentrasi Elisitor Asam Salisilat Terhadap Karakteristik Morfologi dan Profil Kromatogram Kultur Kalus Gambir (Uncaria gambir (Hunter) Roxb). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (211kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (219kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (157kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (252kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Gambir (Uncaria gambir (Hunter) Roxb) merupakan salah satu komoditas unggulan spesifik di Sumatra Barat yang memiliki nilai ekonomi dan ekspor yang tinggi dikarenakan kandungan katekin dalam gambir. Namun, mutu gambir yang diekspor masih belum terpenuhi karena dibawah rata-rata permintaan pasar dunia ekspor. Metode kultur kalus dengan menggunakan elisitor asam salisilat berpotensi meningkatkan kandungan metabolit sekunder yaitu kandungan katekin pada gambir. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh elisitor asam salisilat terhadap karakteristik morfologi dan kandungan katekin kalus gambir berdasarkan profil kromatogram. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan, Fakultas Pertanian Universitas Andalas, dan Vahana Scientific Laboratory, Padang, pada bulan Februari-April 2025. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal berupa konsentrasi elisitor asam salisilat yang terdiri atas 0, 5, 15, 20 ppm, masing-masing diulang empat kali. Variabel yang diamati meliputi persentase kalus hidup, warna kalus, struktur kalus dan profil kromatogram kalus gambir. Data dianalisis menggunakan uji F pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian elisitor asam salisilat pada empat perlakuan (0, 5, 15, 20 ppm) tidak berpengaruh signifikan terhadap persentase kalus hidup, warna kalus yang dihasilkan bervariasi mulai dari kuning hingga coklat kehitaman, struktur kalus kompak, dan profil kromatogram dengan uji HPLC belum mampu mendeteksi adanya kandungan katekin pada seluruh perlakuan. Dengan demikian, metode kultur in vitro menggunakan asam salisilat sebagai elisitor pada seluruh perlakuan belum mampu meningkatkan kadar katekin pada kalus gambir.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Aprizal Zainal, SP. MSi ; Prof. Ir. Irawati, M.Rur.Sc. PhD |
| Uncontrolled Keywords: | Asam salisilat; Elisitor; Gambir; HPLC; Katekin |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi |
| Depositing User: | S1 Agroteknologi Agroteknologi |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 03:05 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 03:05 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529926 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric