Sylvia, Nabila (2026) Kemampuan Mikroalga Lokal Danau Singkarak (Diatom: Synedra ulna) dalam Mendegradasi Plastik Polipropilena (PP) melalui Pembentukan Biofilm Fototrofik. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version Download (245kB) |
|
|
Text (BAB 1. Pendahuluan)
BAB 1. PENDAHULUAN.pdf - Published Version Download (201kB) |
|
|
Text (BAB V. Penutup)
BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version Download (180kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (197kB) |
|
|
Text (Tesis Full Text)
TESIS SYLVIA FULL (UPLOAD).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Pencemaran plastik polipropilena (PP) di ekosistem perairan menjadi permasalahan lingkungan karena sifatnya yang sulit terdegradasi secara alami. Potensi mikroalga, khususnya diatom air tawar sebagai agen awal biodegradasi plastik masih sangat terbatas. Synedra ulna, diatom lokal yang dominan pada biofilm plastik di Danau Singkarak, memiliki potensi sebagai kandidat agen biodegradasi, namun belum pernah dievaluasi secara eksperimental dan terukur. Penelitian ini dilakukan pada Januari sampai Juli 2026 yang bertujuan menganalisis perubahan morfologi permukaan, komposisi unsur, gugus fungsi, serta pengaruh kepadatan awal Synedra ulna terhadap degradasi plastik PP melalui pembentukan biofilm fototrofik.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu kontrol tanpa S. ulna serta kepadatan awal 1 × 10⁴, 1 × 10⁵, dan 1 × 10⁶ sel/mL selama 30 hari inkubasi. Analisis dilakukan menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM), Energy Dispersive X-ray (EDX), Fourier Transform Infrared (FTIR), Carbonyl Index (CI), Hydroxyl Index (HI), serta pengukuran weight loss yang dianalisis menggunakan uji One-way ANOVA dan Duncan's Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa inkubasi dengan S. ulna menyebabkan peningkatan kekasaran permukaan, retakan mikro, perubahan komposisi unsur, serta perubahan gugus fungsi yang mengindikasikan terjadinya biodeteriorasi pada plastik PP. Persentase weight loss meningkat seiring meningkatnya kepadatan awal S. ulna, yaitu 0,42%, 1,29%, dan 2,60%, serta berbeda nyata antarperlakuan (p < 0,05). Kepadatan awal 1 × 10⁶ sel/mL memberikan efektivitas tertinggi dalam mendukung proses biodegradasi plastik PP melalui pembentukan biofilm fototrofik. Seluruh hasil tersebut mengindikasikan telah terjadinya tahap awal biodegradasi (biodeteriorasi) pada plastik polipropilena. Kata kunci: biodegradasi, biofilm fototrofik, polipropilena (PP), Synedra ulna, weight loss
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Nofrita; Dr. Jabang Nurdin |
| Uncontrolled Keywords: | biodegradasi; biofilm fototrofik; polipropilena (PP); Synedra ulna, weight loss. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) Q Science > QK Botany Q Science > QL Zoology |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S2 Biologi |
| Depositing User: | S2 Biologi Biologi |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 07:40 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 07:40 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529907 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric