Perbandingan Model Spasial Panel dan Bayesian Spasial-Temporal pada Pemodelan Stunting di Indonesia

Zulkarnain, Natasha (2026) Perbandingan Model Spasial Panel dan Bayesian Spasial-Temporal pada Pemodelan Stunting di Indonesia. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (195kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (229kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (173kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (186kB)
[img] Text (Thesis Fulltext)
05. Thesis Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia yang dipengaruhi oleh berbagai faktor serta menunjukkan variasi antarwilayah dan perubahan dari waktu ke waktu. Karakteristik tersebut mengindikasikan adanya ketergantungan spasial dan temporal sehingga memerlukan pendekatan pemodelan yang mampu mengakomodasi kedua aspek tersebut secara simultan. Penelitian ini bertujuan membandingkan model spasial panel dan Bayesian spasial-temporal dalam memodelkan prevalensi stunting di Indonesia menggunakan data 34 provinsi selama periode 2015-2023 dengan variabel akses air bersih, pendidikan, dan kemiskinan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model SEM panel random effect sebagai model terpilih untuk model spasial panel dan Bayesian spasial-temporal mampu menggambarkan pola variasi prevalensi stunting, namun model Bayesian spasial-temporal memberikan kinerja lebih baik. Pada model SEM panel random effect, variabel kemiskinan memiliki pengaruh relatif lebih besar dibandingkan variabel lainnya, sedangkan pada model Bayesian spasial-temporal variabel kemiskinan juga menunjukkan kecenderungan pengaruh meskipun belum signifikan secara statistik. Selain itu, model Bayesian spasial-temporal mampu mengakomodasi ketergantungan spasial, dinamika temporal, serta interaksi spasial-temporal secara simultan. Evaluasi menggunakan Mean Absolute Error(MAE) dan Root Mean Square Error(RMSE) menunjukkan bahwa model Bayesian spasial-temporal memiliki nilai kesalahan prediksi yang lebih rendah dibandingkan model SEM panel random effect. Oleh karena itu, model Bayesian spasial-temporal dipilih sebagai model terbaik dalam memodelkan prevalensi stunting di Indonesia.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Prof. Dr. Ferra Yanuar, M.Sc. ; Prof. Dr. Dodi Devianto, M.Sc.
Uncontrolled Keywords: Stunting; Model Spasial Panel; Bayesian Spasial-Temporal; MAE; RMSE
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QA Mathematics > QA76 Computer software
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S2 Matematika
Depositing User: S2 Matematika Matematika
Date Deposited: 19 Aug 2026 03:08
Last Modified: 19 Aug 2026 03:08
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529713

Actions (login required)

View Item View Item