Muazarah, Naila (2026) Analisis Nilai Tambah Agroindustri Aren Di Nagari Andaleh Baruh Bukik Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (194kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Download (125kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (119kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Agroindustri aren di Nagari Andaleh Baruh Bukik, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar menghasilkan tiga produk olahan dari nira aren, yaitu nira segar, gula cetak, dan gula semut. Sebelum nilai tambah dari perbedaan tingkat pengolahan tersebut dapat dianalisis dan dibandingkan, diperlukan terlebih dahulu pemahaman mengenai bagaimana gambaran aktivitas agroindustri aren di Nagari Andaleh Baruh Bukik, sekaligus menghitung nilai tambah yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan gambaran aktivitas agroindustri aren (2) menganalisis nilai tambah yang dihasilkan dari aktivitas pengolahan aren, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif dengan metode Hayami. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap pengolah aren serta informan kunci yang terdiri dari pedagang pengumpul, ketua kelompok tani, dan wali nagari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agroindustri aren di Nagari Andaleh Baruh Bukik merupakan usaha yang telah lama dijalankan oleh masyarakat dengan jumlah pengolah aren mencapai 98 orang. Agroindustri aren masih menggunakan peralatan tradisional pada saat proses produksi. Gula semut memberikan nilai tambah tertinggi sebesar Rp2.862,49/Kg bahan baku dengan rasio nilai tambah 62,92%. Nilai tambah gula cetak sebesar Rp1.341,20/Kg bahan baku dengan rasio 46,15%. Nilai tambah nira segar sebesar Rp932,66/Kg bahan baku dengan rasio 46,63%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan nilai tambah antar produk menunjukkan bahwa besarnya nilai tambah bukan ditentukan oleh panjang atau rumitnya proses pengolahan. Akan tetapi, nilai tambah dilihat dari seberapa besar nilai ekonomi yang bisa dihasilkan dari proses pengolahan. Hal ini dilihat dari harga jual produk yang diterima oleh pengolah. Untuk itu disarankan agar pengolah nira segar dapat mengolah lebih lanjut gula cetak atau gula semut. Serta perlunya peran pemerintah daerah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pengolah aren.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Ir. Nofialdi, M.Si; Vonny Indah Mutiara,S.P. MEM. Ph.D |
| Uncontrolled Keywords: | agroindustri aren; gula cetak; gula semut; metode hayami; nilai tambah |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis |
| Depositing User: | S1 Agribisnis Agribisnis |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 10:17 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 10:17 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529616 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]