Analisis Perbandingan Daya Dukung & Penurunan Fondasi Tiang Pancang dengan Fondasi Tiang Bor (Studi Kasus Gedung Skill Lab FKG Tahap 1)

Atmayanda, Tsabit Gading Ikhwan (2026) Analisis Perbandingan Daya Dukung & Penurunan Fondasi Tiang Pancang dengan Fondasi Tiang Bor (Studi Kasus Gedung Skill Lab FKG Tahap 1). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (723kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (643kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (891kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (445kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Pembangunan Gedung skill lab fkg universitas andalas tahap 1 yang berada di zona seismik kuat (kategori desain seismik D) membutuhkan sistem struktur bawah yang andal untuk memitigasi kegagalan geser dan deformasi berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara krtitis performa geoteknik antara fondasi bored pile aktual dilapangan dengan alternatif desain berupa tiang pancang (driven pile). Struktur atas dimodelkan dengan aplikasi berbasis analisis elemen hingga, menghasilkan kombinasi beban aksial maksimum (Fz) sebesar 4420.178 kN serta gaya lateral seismik kombinasi. Interpretasi profil tanah berdasarkan data Standart Penetration Test (N-SPT) menunjukkan statigrafi dominasi tanah lempung hingga kedalaman 7 m, diikuti lapisan pasir sangat padat di bawah kedalaman 7 m. Desain kapasitas aksial dihitung dengan metode Meyerhof (1976) dan Resse (1976), sedangkan kapasitas lateral dan deformasi dievaluasi menggunakan metode Broms (1965). Hasil menunjukkan bahwa pada alternatif desain dibutuhkan konfigurasi 6 tiang pancang pracetak (D = 600 mm) sepanjang 10 m. Desain ini menghasilkan daya dukung kelompok izin sebesar 4536.83 kN, aman terhadap keruntuhan blok (72,175.615 kN), serta membatasi defleksi lateral sebesar 2.61 mm di bawah batas izin 12 mm. Secara teknis, solusi alternatif tiang pancang sedalam 10 m dapat mengeliminasi resiko caving akibat metode bor basah pada lapisan lempung serta memersingkat durasi pekerjaan dibanding bored pile dengan kedalaman 10 m.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Ir. Rina Yuliet, S.T., M.T., IPM.
Uncontrolled Keywords: Driven pile; Bored pile; N-SPT; Metode Brooms; Defleksi lateral
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TH Building construction
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil
Depositing User: S1 Teknik Sipil
Date Deposited: 18 Aug 2026 08:48
Last Modified: 18 Aug 2026 08:48
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529563

Actions (login required)

View Item View Item