Syawitri, Amanda Dwi (2026) Optimasi dan Validasi Metode KLT-Densitometri untuk Analisis Kurkumin pada Sediaan Orally Disintegrating Films Ekstrak Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (240kB) |
|
|
Text (Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (210kB) |
|
|
Text (Bab IV)
03. Bab IV.pdf - Published Version Download (488kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (241kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Temulawak dikenal memiliki aktivitas farmakologis sebagai antiinflamasi,hepatoprotektor, antioksidan, imunomodulator, dan antikanker. Keterbatasan sediaan konvensional pada kelompok pasien tertentu mendorong pengembangan bentuk sediaan orally disintegrating film (ODF) sebagai alternatif yang lebih praktis. Penelitian ini bertujuan menentukan kondisi optimum analisis kurkumin sebagai senyawa penanda ekstrak temulawak menggunakan KLT-densitometri, memvalidasi metode analisis, serta mengevaluasi karakteristik fisik dan kimia sediaan ODF ekstrak etanol rimpang temulawak. Optimasi KLT-densitometri dilakukan menggunakan plat silika gel 60 F254 dengan fase gerak n-heksana:etil asetat pada berbagai perbandingan, sedangkan sediaan ODF dibuat dengan metode solvent casting menggunakan HPMC sebagai polimer. Evaluasi sediaan meliputi uji pH pre-gel, organoleptik ODF, keseragaman bobot, ketebalan film, daya tahan lipat, waktu hancur, dan penetapan kadar kurkumin. Fase gerak optimum n-heksana:etil asetat (4:6) menghasilkan Rf 0,53±0,01 pada panjang gelombang 425 nm. Validasi metode memenuhi kriteria penerimaan dengan linearitas (r=0,9991), LOD 22,46 μg/mL, LOQ 74,86 μg/mL, presisi <2%, akurasi kurkumin dalam ekstrak 100,51%-110,08%, dan dalam ODF 100,99%-111,36%. Hasil evaluasi meliputi pH pre-gel 4,83, serta sediaan ODF yang dihasilkan homogen dengan bobot 44,8±1,67 mg, ketebalan 92,2±1,92 μm, daya tahan lipat >300 kali, dan waktu hancur 2 menit 18 detik. Kadar kurkumin dalam ekstrak dan ODF masing-masing 24,51±0,12% dan 23,79±0,24%, dengan persen perolehan kembali kurkumin pada ODF mencapai 97,04%. Metode KLT- densitometri yang dioptimasi memenuhi persyaratan validasi untuk analisis kurkumin, serta sediaan ODF memenuhi parameter evaluasi fisik dan kimia yang disyaratkan, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sediaan herbal yang praktis dan dapat diterima.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. apt. Regina Andayani, S.Si.,M.Si. ; Prof. apt. Febriyenti, M.Si.,Ph.D. |
| Uncontrolled Keywords: | temulawak; kurkumin; KLT-densitometri; orally disintegrating film; validasi metode. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S1 Farmasi Farmasi |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 05:19 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 05:19 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529549 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]