Prediksi Erosi Tanah pada Beberapa Kelas Lereng yang Ditanami Durian (Durio zibethinus) di Nagari Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman

Elkaffi, Nadiyu Elkaffi (2026) Prediksi Erosi Tanah pada Beberapa Kelas Lereng yang Ditanami Durian (Durio zibethinus) di Nagari Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (382kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (218kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (247kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (214kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Kemiringan lahan merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya erosi. Lahan durian di Nagari Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman ditanam pada topografi datar hingga agak curam sehingga rentan terjadinya erosi. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi tingkat erosi tanah pada beberapa kelas lereng yang ditanami durian (Durio zibethinus) di Nagari Kayu tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Pengambilan sampel tanah dilakukan secara purposive sampling pada kedalaman 0-30 cm berdasarkan 3 kelas lereng yang berbeda, yaitu 0-8% (datar), 8-15% (landai)dan 15-25% (agak curam). Parameter yang dianalisis yaitu tekstur, berat volume, bahan organik, permeabilitas dan struktur tanah. Hasil analisis tanah, curah hujan, dan pengamatan di lapangan kemudian digunakan untuk prediksi erosi dengan metode Universal Soil Loss Equation (USLE). Hasil penelitian menunjukkan erosi meningkat dengan peningkatan kecuraman lereng. Nilai erosi tertinggi terdapat padalereng 15-25% yaitu 154,79 ton/ha/tahun, diikuti pada lereng 8-15% yaitu 94,94 ton/ha/tahun, sedangkan erosi terendah terdapat pada lereng 0-8% yaitu 40,87 ton/ha/tahun. Nilai Indeks Bahaya Erosi (IBE) yang tertinggi berada pada lereng 15-25% yaitu 9,48, disusul lereng 8-15% 6,82, dan yang terendah di lereng 0-8% yaitu 3,70. Penelitian ini menekankan penerapan tindakan konservasi tanah, seperti agroforestri dan penanaman vegetasi penutup tanah.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Ir. Adrinal, MS. Ph.D ; Prof. Dr. Ir. Aprisal, MP
Uncontrolled Keywords: Kayu Tanam; Durian; Topografi; USLE
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Ilmu Tanah
Depositing User: S1 Ilmu Tanah
Date Deposited: 14 Aug 2026 05:58
Last Modified: 14 Aug 2026 05:58
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/529077

Actions (login required)

View Item View Item