Isra, Surya Seprina (2026) ASUHAN KEPERAWATAN PADA KASUS PASIEN DIABETES MELITUS TYPE 2 NY. W (46 tahun) DENGAN PENERAPAN TERAPI AKUPRESUR ZUSANLI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KETIDAKSTABILAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU DI RUANG RAWAT INTERNE WANITA RSUP M.DJAMIL PADANG. Profesi thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover Abstra_Isra Surya Seprina_2541312049.pdf - Published Version Download (456kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB I_Isra Surya Seprina_2541312049.pdf - Published Version Download (305kB) |
|
|
Text (BAB 5)
Penutup_Isra Surya Seprina_2541312049.pdf - Published Version Download (286kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Dapus_Isra Surya Seprina_2541312049.pdf - Published Version Download (286kB) |
|
|
Text (KIA FULL TEXT)
Isra Surya Seprina_2541312049.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat resistensi insulin dan disfungsi sel beta pankreas. Penatalaksanaan komprehensif diperlukan untuk mengendalikan kadar gula darah dan mencegah komplikasi. Penelitian ini bertujuan memberikan asuhan keperawatan pada pasien Diabetes Melitus tipe 2 dengan penerapan terapi akupresur pada titik Zusanli (ST-36) untuk menstabilkan kadar gula darah sewaktu. Studi kasus ini menggunakan pendekatan proses keperawatan dan praktik keperawatan berbasis bukti terhadap Ny. W, pasien perempuan berusia 46 tahun yang dirawat di Ruang Rawat Interne Wanita RSUP Dr. M. Djamil Padang pada tanggal 20–25 April 2026. Data dikumpulkan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan laboratorium. Terapi akupresur pada titik Zusanli dilakukan dua kali sehari selama 15–30 menit selama lima hari berturut turut. Pengukuran kadar gula darah sewaktu dilakukan sebelum dan sesudah terapi. Tiga diagnosis keperawatan utama yang ditemukan adalah ketidakstabilan kadar glukosa darah, nausea, dan defisit nutrisi. Setelah lima hari terapi, rata-rata kadar gula darah sewaktu menurun dari 268,3 mg/dL (pre-test) menjadi 256,4 mg/dL (post-test), dengan penurunan terbesar mencapai 19 mg/dL pada hari kelima. Pasien melaporkan perasaan lebih rileks dan nyaman setelah terapi. Terapi akupresur pada titik Zusanli efektif sebagai intervensi komplementer nonfarmakologis dalam menstabilkan kadar gula darah sewaktu dan memperbaiki kondisi klinis pasien Diabetes Melitus tipe 2. Terapi ini dapat diintegrasikan dalam asuhan keperawatan untuk mendukung pengelolaan holistik diabetes.
| Item Type: | Thesis (Profesi) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Ns. Zifriyanthi Minanda Putri, M.Kep |
| Uncontrolled Keywords: | Akupresur Zusanli (ST-36), Diabetes Melitus Tipe 2, Kadar gula darah sewaktu |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Keperawatan > Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | S1 Keperawatan Keperawatan |
| Date Deposited: | 15 Aug 2026 09:07 |
| Last Modified: | 15 Aug 2026 09:07 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528977 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]