Hubungan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi dengan Tingkat Pendidikan, Status Ekonomi, dan Sumber Informasi Pada Remaja Putri di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Begalung

Lessadi, Annisa Musfirah (2026) Hubungan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi dengan Tingkat Pendidikan, Status Ekonomi, dan Sumber Informasi Pada Remaja Putri di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Begalung. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01 Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (505kB)
[img] Text (Bab I)
02 Bab I.pdf - Published Version

Download (309kB)
[img] Text (Bab VII)
03 Bab VII.pdf - Published Version

Download (238kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04 Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (256kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05 Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan keadaan sehat fisik, mental, dan sosial secara utuh terkait sistem, fungsi, dan proses reproduksi. Pemahaman remaja mengenai hal ini belum memadai, sehingga memicu tingginya angka pernikahan dini, kehamilan tidak diinginkan, dan infeksi menular seksual (IMS). Remaja putri merupakan kelompok rentan yang memerlukan literasi kesehatan reproduksi yang baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat pendidikan, status ekonomi, dan sumber informasi dengan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Begalung. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross-sectional di SMK Negeri 7 Padang pada Mei–Juni 2026. Sampel berjumlah 87 responden yang dipilih melalui proportionate stratified random sampling dan total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur lalu dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan Fisher’s Exact Test dengan tingkat kemaknaan p<0,05 Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 17 tahun (46,0%), berada di kelas X (55,2%), dan memiliki status ekonomi keluarga kategori menengah (40,2%). Sebanyak 54,0% responden memiliki sumber informasi yang bervariasi dengan media sosial/internet sebagai sumber paling dominan (56,3%). Sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi kategori baik (71,3%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara tingkat pendidikan (p = 0,000) dan variasi sumber informasi (p = 0,000) dengan pengetahuan kesehatan reproduksi. Sebaliknya, tidak terdapat hubungan bermakna antara status ekonomi dengan pengetahuan kesehatan reproduksi (p = 0,072). Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja putri dipengaruhi secara signifikan oleh jenjang pendidikan formal dan keberagaman akses sumber informasi, tetapi tidak berkaitan dengan status ekonomi keluarga.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: dr. Ida Rahmah Burhan, MARS, FISPH, FISCM ; Dr. dr. Vaulinne Basyir, Sp. OG, Subsp. K.Fm, MM
Uncontrolled Keywords: Kesehatan Reproduksi; Remaja Putri; Tingkat Pendidikan; Status Ekonomi; Sumber Informasi
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 13 Aug 2026 04:12
Last Modified: 13 Aug 2026 04:12
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528772

Actions (login required)

View Item View Item