KARAKTERISTIK FILM DIAFRAGMA STETOSKOP DARI LATEKS KARET (Hevea brasiliensis) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum)

Yorinda, Nouval Shadiq (2026) KARAKTERISTIK FILM DIAFRAGMA STETOSKOP DARI LATEKS KARET (Hevea brasiliensis) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf - Published Version

Download (698kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
UPLOAD TUGAS SKRIPSI PENELITIAN NOUVAL.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik fisik dan aktivitas antibakteri film diafragma stetoskop berbasis lateks karet (Hevea brasiliensis) dengan penambahan ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum) yang dibandingkan dengan ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana) dan povidone iodine. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan empat perlakuan, yaitu kontrol (tanpa antibakteri), ekstrak daun sirih merah, ekstrak kulit manggis, dan povidone iodine. Pengujian meliputi kadar karet kering, kadar sisa pelarut etanol, aktivitas antibakteri, kekuatan tarik, dan warna film. Hasil penelitian menunjukkan kadar karet kering lateks sebesar 65,89 ± 0,44 %, sedangkan kadar sisa pelarut etanol pada ekstrak daun sirih merah dan ekstrak kulit manggis masing-masing sebesar 0,06 % dan 0,13 %, sehingga masih berada pada batas aman. Povidone iodine menghasilkan aktivitas antibakteri tertinggi terhadap Staphylococcus aureus dengan zona hambat 21 ± 0,71 mm, sedangkan ekstrak daun sirih merah memberikan aktivitas antibakteri tertinggi terhadap Escherichia coli dengan zona hambat 19,50 ± 2,12 mm. Penambahan ekstrak daun sirih merah meningkatkan kekuatan tarik dan modulus elastisitas, tetapi menurunkan elongasi serta mengubah warna film menjadi hijau tua kekuningan akibat pigmen alami ekstrak. Berdasarkan seluruh parameter yang diamati, ekstrak daun sirih merah merupakan perlakuan terbaik karena memberikan aktivitas antibakteri tanpa menurunkan karakteristik fisik film secara signifikan, sehingga berpotensi digunakan sebagai agen antibakteri alami pada film diafragma stetoskop berbasis lateks.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Daimon Syukri, S.Si, M.Si, Ph.D, Prof. Dr. Ir. Rini, M.P
Uncontrolled Keywords: Hevea brasiliensis, Piper crocatum, film lateks, Staphylococcus aureus, Escherichia coli.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QD Chemistry
S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Pertanian > S1 Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
Depositing User: S1 Teknologi Hasil Pertanian
Date Deposited: 14 Aug 2026 07:46
Last Modified: 14 Aug 2026 07:46
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528724

Actions (login required)

View Item View Item