Analisis Pola Fluktuasi Kelembaban Relatif pada Skala Harian, Bulanan, dan Tahunan di Kelurahan Cupak Tangah

Afandi, Zul Okta (2026) Analisis Pola Fluktuasi Kelembaban Relatif pada Skala Harian, Bulanan, dan Tahunan di Kelurahan Cupak Tangah. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (125kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (102kB)
[img] Text (BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (441kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (161kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kelembaban relatif merupakan salah satu unsur iklim yang berperan penting dalam menggambarkan kondisi atmosfer dan memengaruhi proses evapotranspirasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola fluktuasi kelembaban relatif pada skala harian, bulanan, dan tahunan di Kelurahan Cupak Tangah periode 2021 2024. Data yang digunakan berupa data kelembaban relatif dengan interval pengamatan 20 menit yang diperoleh dari Stasiun Cuaca Palimo Indah. Analisis dilakukan menggunakan parameter nilai minimum, rata-rata, dan maksimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hari terlembab terjadi pada 16 November 2022 dengan rata rata kelembaban relatif harian sebesar 79%, sedangkan hari terkering terjadi pada 13 Maret 2024 dengan rata-rata harian sebesar 21%. Pada skala harian, kelembaban relatif umumnya menunjukkan pola berlawanan dengan suhu udara, namun ditemukan penyimpangan pada pukul 14.00–14.40 dan 19.00 20.40 WIB pada hari terlembab, ketika keduanya meningkat bersamaan akibat aktivitas awan konvektif lokal. Pada skala bulanan, ditemukan pola berulang berupa bulan Februari yang konsisten menjadi bulan dengan rata-rata terendah pada tiga dari empat tahun pengamatan, diduga berkaitan dengan periode transisi antara dua puncak musim hujan di Sumatera Barat. Pada skala tahunan, rata-rata kelembaban relatif menurun dari 56% pada tahun 2021 menjadi 41% pada tahun 2024, sejalan dengan pergeseran fase iklim regional dari La Nina moderat menuju El Nino kuat berdasarkan data Oceanic Niño Index. Implikasi terhadap evapotranspirasi dianalisis menggunakan data evapotranspirasi ix pukul 07.00–18.00 WIB pada hari terlembab dan hari terkering. Total evapotranspirasi kumulatif pada hari terkering mencapai 23,56 mm, lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari terlembab sebesar 9,56 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelembaban relatif mengalami variasi pada berbagai skala waktu akibat pengaruh faktor lokal dan regional serta dapat menjadi informasi pendukung dalam kajian evapotranspirasi dan kondisi atmosfer lokal.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Ir. Moh. Agita Tjandra, M.Sc, Ph.D ; Aninda Tifani Puari, S.Si, M.Sc
Uncontrolled Keywords: Kelembaban relatif; Fluktuasi; Harian; Bulanan; Tahunan; Evapotranspirasi
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Teknologi Pertanian > S1 Teknik Pertanian dan Biosistem
Depositing User: S1 Teknik Pertanian dan Biosistem
Date Deposited: 13 Aug 2026 07:47
Last Modified: 13 Aug 2026 07:47
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528565

Actions (login required)

View Item View Item