dhania, chia (2026) Strategi Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika Oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Payakumbuh. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. cover - abstrak)
01. Cover-abstrak.pdf - Published Version Download (883kB) |
|
|
Text (02. BAB 1)
02. BAB 1.pdf - Published Version Download (312kB) |
|
|
Text (03. BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version Download (155kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (214kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Full)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Berdasarkan pada fenomena peningkatan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Indonesia yang semakin mengkhawatirkan, di mana pada tahun 2025 tercatat mencapai 3,3 juta jiwa. Kota Payakumbuh, memiliki posisi strategis sebagai jalur lintas Sumatera yang menjadikannya salah satu titik rawan pengedaran narkotika Meskipun Satuan Reserse Narkoba Polres Payakumbuh telah mengupayakan berbagai langkah penanggulangan, termasuk pembentukan unit taktis “Tim Phantom”, namun tingkat kejahatan narkotika di wilayah Payakumbuh masih menunjukkan angka yang cukup signifikan. ini mengindikasikan perlunya analisis mendalam mengenai efektivitas strategi pengungkapan yang diterapkan serta identifikasi hambatan di lapangan. Rumusan masalah dalam penelitian yaitu: 1) Bagaimana strategi pengungkapan tindak pidana narkotika yang diterapkan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Payakumbuh, 2) Apa hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan strategi pengungkapan tindak pidana narkotika yang diterapkan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Payakumbuh, 3) Apa solusi dalam implementasi strategi pengungkapan tindak pidana narkotika oleh satuan Reserse Narkoba Polres Payakumbuh. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan sifat deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengungkapan yang diterapkan Satuan Reserse Narkoba Polres Payakumbuh dilakukan melalui pengawasan terhadap daerah rawan dan pengungkapan melalui jaringan informan. Namun, dalam pelaksanaannya masih menghadapi kendala, antara lain kurangnya partisipasi masyarakat, keterbatasan sarana dan alat teknologi intelijen dan keterbatasan jumlah personel yang tidak sebanding dengan luas wilayah Payakumbuh serta risiko keamanan pada saat penangkapan. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penguatan program pembinaan masyarakat dengan koordinasi antar lembaga serta optimalisasi peran Bhabinkantibmas, peningkatan kualitas anggota dan pemanfaatan teknologi intelijen, serta manajemen anggaran dan sarana prasarana. Saran yang dapat disampaikan kepada Satresnarkoba Polres Payakumbuh diharapkan mulai melakukan teknik penyidikan yang tidak hanya bergantung kepada jaringan informan, tetapi juga mengoptimalkan teknik pembelian terselubung (undercover buy) dan penyerahan di bawah pengawasan (controlled delivery), membangun kerjasama antara kepolisian, pemerintah dan BNN Kota Payakumbuh, serta kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran hukum dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dalam mengantisipasi peredaran narkotika.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Yandriza, S.H., M.H ; Felia Hermayenti, S.H., M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Strategi pengungkapan; Tindak Pidana Narkotika; Satuan Reserse Narkoba Polres Payakumbuh; |
| Subjects: | K Law > KD England and Wales K Law > KD England and Wales > KDC Scotland |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Hukum |
| Depositing User: | S1 Hukum Hukum |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 03:31 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 03:31 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528490 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]