Suplementasi Minyak Biji Matahari Dalam Ransum Basal yang Mengandung Ekstrak Buah Mangrove Terhadap Kecernaan Serat Kasar(SK), Lemak Kasar(LK), dan BETN Secara In Vitro

Mardhiyah, Indah (2026) Suplementasi Minyak Biji Matahari Dalam Ransum Basal yang Mengandung Ekstrak Buah Mangrove Terhadap Kecernaan Serat Kasar(SK), Lemak Kasar(LK), dan BETN Secara In Vitro. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (238kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I-1.pdf - Published Version

Download (216kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (150kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka-1.pdf - Published Version

Download (215kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext-1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis optimal penambahan minyak biji matahari (Helianthus annuus L.) dalam ransum basal yang mengandung ekstrak buah mangrove (Sonneratia alba) terhadap kecernaan in vitro serat kasar (SK), lemak kasar (LK), dan bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN). Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu P0 (Ransum basal), P1 (P0 + Suplementasi Minyak Biji Matahari 1%), P2 (P0 + Suplementasi Minyak Biji Matahari 2%), P3 (P0 + Suplementasi Minyak Biji Matahari 3%).Data hasil penelitian dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA), dan apabila terdapat perbedaan nyata antar perlakuan, dilanjutkan dengan uji DuncanMultiple Range Test (DMRT). Hasil analisis menunjukkan bahwa suplementasi minyak biji matahari memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap seluruh peubah yang diamati. Nilai kecernaan serat kasar berkisar antara 52,16%-65,78%, kecernaan lemak kasar antara 60,48%-66,19%, dan kecernaan BETN antara 40,14%-49,19%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian suplementasi minyak biji matahari sebanyak 3% pada ransum basal memberikan pengaruh terhadap peningkatan kecernaan serat kasar dan lemak kasar, namun menyebabkan penurunan nilai kecernaan bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN).

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Ir. Elihasridas, M.Si ; Dr. Ir. Rusmana Wijaya Setia Ningrat, M.Rur. Sc, IPU
Uncontrolled Keywords: Asam Lemak Tak Jenuh; Minyak Biji Matahari; Ekstrak Buah Mangrove; In vitro; Kecernaan
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Peternakan > S1 Peternakan
Depositing User: S1 Peternakan Peternakan
Date Deposited: 10 Aug 2026 08:51
Last Modified: 10 Aug 2026 08:51
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528328

Actions (login required)

View Item View Item