Upaya Greenpeace pada Isu Deforestasi Hutan Hujan Papua melalui Jalur-Jalur Aktivisme Transnasional

Trinanda, Muhammad Lutfi Fawwaz (2026) Upaya Greenpeace pada Isu Deforestasi Hutan Hujan Papua melalui Jalur-Jalur Aktivisme Transnasional. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (318kB)
[img] Text (Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version

Download (372kB)
[img] Text (Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version

Download (261kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (298kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Deforestasi hutan hujan Papua merupakan persoalan lingkungan yang terus berlangsung di tengah inkonsistensi kebijakan pemerintah Indonesia antara komitmen dalam forum internasional dan praktik perizinan di tingkat domestik, sehingga mendorong Greenpeace sebagai aktor aktivisme lingkungan transnasional untuk membangun tekanan internasional guna menekan laju kerusakan hutan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Greenpeace mengampanyekan isu deforestasi hutan hujan Papua dengan menggunakan kerangka Pathway of Transnational Activism dari Zajak, melalui metode kualitatif deskriptif dengan data primer berupa wawancara bersama pihak Greenpeace dan masyarakat Papua serta data sekunder dari dokumen kampanye, laporan investigatif, dan literatur akademik pada rentang periode 2005–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Greenpeace tidak bergantung pada satu jalur advokasi tunggal, melainkan mengombinasikan international-organizational pathway melalui forum seperti COP dan CBD, bilateral pathway melalui tekanan kepada negara mitra dagang dan diplomatik Indonesia, market pathway melalui tekanan terhadap korporasi dan rantai pasok global, serta civil society pathway melalui mobilisasi masyarakat sipil dan kampanye digital. Keempat jalur tersebut ditemukan saling melengkapi dan membentuk tekanan internasional secara bertahap, alih-alih bekerja secara terpisah, sehingga isu deforestasi Papua yang semula dipandang sebagai persoalan domestik berhasil ditransformasikan menjadi bagian dari diskursus lingkungan global. Temuan ini memperkuat argumen bahwa efektivitas aktivisme transnasional pada isu lingkungan sangat bergantung pada kemampuan aktor non-negara memanfaatkan jalur kampanye secara simultan dan saling terkait, bukan pada kekuatan satu jalur saja.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Muhammad Yusra, S.IP., MA.; Rifki Dermawan, S.Hum., M.Sc.
Uncontrolled Keywords: Aktivisme Transnasional; Greenpeace; Deforestasi; Hutan Hujan Papua; Pathway of Transnational Activism
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
J Political Science > JZ International relations
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Hubungan Internasional
Depositing User: S1 Hubungan Internasional
Date Deposited: 12 Aug 2026 07:24
Last Modified: 12 Aug 2026 07:24
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528319

Actions (login required)

View Item View Item