Andini.S, Meilani Rizki (2026) Analisis Karakter Agrofisiologis Beberapa Genotipe Gandum (Triticum aestivum L.) di Dataran Menengah Sumatra Barat. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (300kB) |
|
|
Text (02.Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (301kB) |
|
|
Text (03.Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version Download (233kB) |
|
|
Text (04.Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (421kB) |
|
|
Text (05.Tesis Fulltext)
05. Tesis Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Gandum (Triticum aestivum L.) merupakan salah satu komoditas pangan utama dunia yang dimanfaatkan sebagai bahan baku tepung terigu. Kebutuhan gandum di Indonesia hingga saat ini masih sepenuhnya dipenuhi melalui impor. Pengembangan gandum di dalam negeri masih menghadapi kendala karena tanaman ini tumbuh optimal di dataran tinggi, sementara pemanfaatan lahannya bersaing dengan komoditas hortikultura. Oleh karena itu, dataran menengah menjadi salah satu alternatif wilayah pengembangan budidaya gandum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan karakter agrofisiologis, variabilitas fenotipik, heritabilitas arti luas, korelasi antar karakter agrofisiologis, serta tingkat toleransi beberapa genotipe gandum di dataran menengah Sumatra Barat. Penelitian ini telah dilaksanakan di Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam dengan ketinggian ± 517 m di atas permukaan laut (mdpl), dari Juli hingga Desember 2025. Pengamatan dan analisis dilakukan di Laboratorium Agronomi Laboratorium Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Laboratorium PT. Wiwiadi Bintang Sains Padang, serta Laboratorium Kimia, Biokimia Hasil Pertanian dan Gizi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 14 genotipe gandum dengan tiga ulangan. Data iklim mikro dan sebagian karakter fisiologis dianalisis secara deskriptif, sedangkan karakter fisiologis lainnya, karakter pertumbuhan, dan karakter hasil dianalisis menggunakan uji F pada taraf nyata 5%, yang dilanjutkan dengan uji kontras ortogonal pada taraf nyata 5% menggunakan Microsoft Excel® 2021. Nilai variabilitas fenotipik dan heritabilitas arti luas dihitung untuk mengetahui besarnya kontribusi faktor genetik terhadap karakter yang diamati. Hubungan antar karakter agrofisiologis dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson pada taraf nyata 5%. Karakter hasil per petak digunakan sebagai dasar dalam menentukan tingkat toleransi genotipe gandum di dataran menengah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada sebagian besar karakter agrofisiologis beberapa genotipe gandum di dataran menengah Sumatra Barat. Terdapat 12 karakter yang memiliki variabilitas luas, 11 karakter yang memiliki heritabilitas tinggi dan 22 korelasi antar karakter yang berbeda nyata, tetapi yang berkorelasi nyata dengan hasil per hektare hanya 2 karakter. Genotipe yang termasuk kategori toleransi tinggi berdasarkan karakter hasil adalah varietas nasional GURI 1, GURI 7 Agritan, GURI 2, Dewata dan satu galur persilangan konvergen CBF6-17 generasi ke-8.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Ir. Warnita, M.P. ; Prof. Dr. Ir. Irfan Suliansyah, M.S. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S2 Agronomi |
| Depositing User: | S2 Agronomi Agronomi |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 08:07 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 08:07 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528210 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric