Pengaruh Komposisi Carbon Nanotube pada Konduktifitas dan Kapasitas Nanostruktur Membran Baterai Aluminium-Udara

Renardy, Gifahri (2026) Pengaruh Komposisi Carbon Nanotube pada Konduktifitas dan Kapasitas Nanostruktur Membran Baterai Aluminium-Udara. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (225kB)
[img] Text (Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version

Download (206kB)
[img] Text (Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version

Download (180kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (210kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Baterai aluminium–udara (Al–air) merupakan solusi penyimpanan energi alternatif dengan kepadatan energi teoritis tinggi, ringan, serta memanfaatkan aluminium sebagai anoda yang melimpah dan ekonomis. Namun, penggunaan elektrolit cair pada sistem ini masih menghadapi tantangan serius seperti risiko kebocoran, volatilitas, dan kestabilan jangka panjang yang rendah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan membran elektrolit padat berbasis polyvinyl alcohol (PVA) yang dimodifikasi dengan penambahan carbon nanotube (CNT) sebagai filler untuk meningkatkan konduktivitas ionik. Variasi konsentrasi (0, 0,01, 0,02, 0,03, 0,04, and 0,05 g) CNT diaplikasikan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kinerja konduktivitas dan kapasitas baterai aluminium–udara. Proses pembuatan membran dilakukan melalui pencampuran PVA, HCl, TEOS, dan CNT, kemudian dikeringkan untuk membentuk membran padat, sementara lapisan nanofiber asam polilaktat (PLA) yang mengandung Carbon Quantum Dots (CQD) diintegrasikan sebagai pemisah dengan metode elektrospinning. Kinerja elektrokimia dievaluasi menggunakan Spektroskopi Impedansi Elektrokimia (EIS) untuk menentukan konduktivitas ionik. Membran dengan penambahan 0,05 g CNT menunjukkan konduktivitas ionik tertinggi sebesar 6,25 × 10⁻³ S cm⁻¹ yang divalidasi oleh ukuran kristalitnya sebesar 8,2 nm. Ukuran kristalit, yang dibuktikan dengan difraksi sinar-X (XRD), menunjukkan bahwa strukturnya amorf. Melalui Pengisian-Pengosongan Galvanostatik (GCD), kapasitas baterai diukur, dengan kapasitas tertinggi sebesar 0,240 mAh pada 0,01 g CNT. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan elektrolit padat berkinerja tinggi dan memajukan kelayakan sistem baterai Al-udara yang aman dan efisien.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Ir. Firman Ridwan, Ph.D.
Uncontrolled Keywords: Baterai aluminium–udara; Carbon Nanotube; PVA, elektrolit padat; konduktivitas ionik; electrospinning;
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin
Depositing User: S1 Teknik Mesin
Date Deposited: 12 Aug 2026 02:11
Last Modified: 12 Aug 2026 02:11
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/528104

Actions (login required)

View Item View Item