Renis Salsabilla Khairi, Bey (2026) REVITALISASI PEMANDIAN LUBUK MATO KUCING SEBAGAI ASET PEMERINTAH KOTA PADANG PANJANG PASCA BENCANA. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (156kB) |
|
|
Text (Bab I Pendahuluan)
Bab I.pdf - Published Version Download (305kB) |
|
|
Text (Bab IV Penutup)
Bab IV.pdf - Published Version Download (126kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (202kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini menganalisis penyelenggaraan revitalisasi infrastruktur publik pascabencana berdasarkan mandat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana sebagai landasan yuridis tanggung jawab hukum administrasi negara untuk menjamin pelayanan publik. Studi kasus difokuskan pada Pemandian Lubuak Mato Kuciang yang merupakan aset Barang Milik Daerah Kota Padang Panjang yang mengalami kerusakan masif akibat banjir lahar dingin Gunung Singgalang dan curah hujan tinggi tahun 2024. Permasalahan penelitian ini meliputi: 1) Bagaimana proses revitalisasi Pemandian Lubuak Mato Kuciang setelah bencana, dan 2) Apa saja kendala yang dihadapi pemerintah daerah dalam menjalankan tanggung jawab hukumnya serta apa upaya penyelesaiannya. Menggunakan metode yuridis empiris, hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi dilakukan melalui tindakan administrasi sistematis meliputi identifikasi aset melalui Sertifikat Hak Pakai Nomor 00036 Tahun 2022, penerapan asas prioritas pelayanan dasar, penyusunan dokumen R3P, serta penghapusan aset gedung rusak sebagai prasyarat yuridis rekonstruksi. Hambatan utama dalam pelaksanaan tanggung jawab ini mencakup keterbatasan kapasitas keuangan daerah yang mengakibatkan ketergantungan pada bantuan pendanaan pemerintah pusat (BNPB), prosedur tata kelola administrasi yang kompleks dalam penghapusan aset, serta tantangan kondisi geografis di lokasi. Sebagai upaya penyelesaian, dilakukan langkah pengamanan aset baik secara fisik maupun administratif, peningkatan koordinasi antar-instansi dalam proses verifikasi anggaran, serta penyusunan rencana teknis pembangunan yang dijadwalkan terlaksana pada tahun 2026. Penelitian ini menyarankan percepatan administrasi penghapusan aset dan sinkronisasi anggaran pusat-daerah guna menjamin revitalisasi fasilitas publik yang tepat waktu dan berkeadilan. Kata Kunci: Revitalisasi, Pemandian Lubuak Mato Kuciang, Pascabencana, Aset Daerah.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Syodiarti, S.H., M.Hum Hendria Fithrina, S.H., M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Revitalisasi, Pemandian Lubuak Mato Kuciang, Pascabencana, Aset Daerah. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Hukum |
| Depositing User: | S1 Hukum Hukum |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 02:57 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 02:57 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/527981 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]