Syafvitri, Maylani (2026) Perencanaan dan Pengendalian Persediaan Obat pada Instalasi Farmasi Rumah Sakit Universitas Andalas. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (235kB) |
|
|
Text (Bab I)
BAB 1.pdf - Published Version Download (423kB) |
|
|
Text (Bab Akhir)
BAB AKHIR.pdf - Published Version Download (154kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (164kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Peningkatan jumlah pasien dan fluktuasi kebutuhan pelayanan kesehatan menuntut rumah sakit untuk menjamin ketersediaan obat secara tepat jumlah dan tepat waktu. Instalasi Farmasi Rumah Sakit Universitas Andalas mengelola 281 item obat dengan karakteristik yang berbeda dari segi nilai penggunaan, tingkat kepentingan, dan tingkat pergerakan persediaan. Perbedaan karakteristik tersebut menyebabkan setiap obat memerlukan prioritas pengendalian yang berbeda. Berdasarkan pengolahan data awal, sebanyak 72,60% item obat mengalami kondisi overstock , yaitu persediaan yang melebihi permintaan maksimum. Selain itu, selama periode pengamatan tercatat 389 kali pemesanan emergency atau sebesar 15,48% dari total pemesanan obat, yang menunjukkan bahwa kebutuhan obat belum sepenuhnya dapat dipenuhi melalui mekanisme pemesanan reguler. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengendalian persediaan yang diterapkan belum mampu mencapai keseimbangan antara ketersediaan dan kebutuhan obat secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebijakan perencanaan dan pengendalian persediaan obat yang optimal serta menyusun usulan perbaikan standar operasional prosedur (SOP) pengendalian persediaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Universitas Andalas. Analisis dilakukan melalui klasifikasi material obat berdasarkan nilai penggunaan, tingkat kepentingan, dan tingkat pergerakan persediaan yang dikombinasikan dalam klasifikasi ABC–VEN–FSD. Selanjutnya, kelompok kategori I dikendalikan menggunakan metode continuous review (s,S) system, sedangkan kelompok kategori II menggunakan metode continuous review (s,Q) system untuk menentukan ukuran lot pemesanan, reorder point, dan safety stock yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengendalian persediaan usulan mampu menurunkan total biaya persediaan sebesar Rp446.589.256,44 atau 3,92% dibandingkan kondisi aktual. Selain itu, penggabungan pemesanan obat berdasarkan supplier yang sama pada perencanaan periode berikutnya mampu menghasilkan biaya persediaan yang lebih efisien, yaitu menghemat sebesar Rp14.266.562,85. Penelitian ini juga menghasilkan usulan perbaikan SOP pengendalian persediaan yang mencakup monitoring persediaan berdasarkan parameter pengendalian, penggunaan reorder point, safety stock, dan ukuran lot pemesanan yang optimal. Dengan demikian, usulan yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengendalian persediaan serta efisiensi biaya pengelolaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Universitas Andalas.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Ir. Jonrinaldi, Ph.D., IPU., ESLog.; Apt. Yelly Oktavia Sari, M. Pharm., Ph.D. |
| Uncontrolled Keywords: | Obat; Persediaan; ABC-VEN-FSD; Continuous review System; SOP |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Industri |
| Depositing User: | S1 Teknik Industri |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 02:35 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 02:35 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/527902 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]