Amanda, Annisa Aulia (2026) Akronim di Nagari Andiang, Kecamatan Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kuantitas penggunaan akronim di Nagari Andiang, Kecamatan Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota. Di antara keberagaman akronim yang digunakan, terdapat sejumlah akronim yang terbentuk melalui proses pembentukan baru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan akronim, topik pembicaraan yang diakronimkan, dan menjelaskan proses pembentukan masing-masing akronim yang digunakan di Nagari Andiang, Kecamatan Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahapan yaitu penyediaan data, analisis data, dan penyajian hasil analisis. Pada tahap penyediaan data, digunakan metode simak dengan teknik dasar berupa teknik sadap. Adapun teknik lanjutan yang digunakan meliputi teknik Simak Libat Cakap (SLC), Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), teknik rekam, dan teknik catat. Selanjutnya, pada tahap analisis data digunakan metode padan referensial dengan teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP), dan teknik lanjutan berupa Hubung Banding Menyamakan (HBS) serta Hubung Banding Membedakan (HBB). Pada tahap penyajian, hasil analisis disajikan dengan menggunakan metode formal dan metode informal. Berdasarkan hasil analisis, akronim yang digunakan oleh masyarakat Nagari Andiang, Kecamatan Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota, di antaranya adalah Agul, Poskesri, Gapoktan, dan Sungker. Akronim tersebut terdapat dalam topik pembicaraan agama, hukum, politik, teknologi, pemerintahan, geografis, organisasi, pendidikan, sosial, kesehatan, pertanian, dan kuliner. Akronim di Nagari Andiang cenderung terdapat dalam topik pembicaraan mengenai kesehatan. Berdasarkan hasil analisis, juga ditemukan 55 proses pembentukan akronim, dengan 37 di antaranya merupakan proses baru. Proses pembentukan yang ditemukan antara lain pengekalan huruf pertama tiap komponen dengan penambahan bunyi dan pelesapan konjungsi, pengekalan huruf pertama komponen pertama dan ketiga serta komponen kedua seutuhnya, dan akronim atas pemendekan pengekalan suku kata pertama dan terakhir tiap komponen.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dra. Noviatri, M.Hum.; Prof. Dr. Nadra, M.S. |
| Uncontrolled Keywords: | Akronim; Proses Pembentukan; Andiang; Abreviasi; Morfologi |
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Budaya > S1 Sastra Indonesia |
| Depositing User: | S1 Sastra Indonesia |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 08:01 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 08:01 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/527425 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]