Analisis Adendum Pekerjaan Akibat Perubahan Desain Pondasi Bored Pile Pada Proyek Pembangunan Gedung MUI Provinsi Sumatera Barat

Wijaya, Hardi Wijaya (2026) Analisis Adendum Pekerjaan Akibat Perubahan Desain Pondasi Bored Pile Pada Proyek Pembangunan Gedung MUI Provinsi Sumatera Barat. Profesi thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (128kB)
[img] Text (02. BAB 1)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (111kB)
[img] Text (03 BAB IV)
03 BAB IV.pdf - Published Version

Download (113kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (88kB)
[img] Text (05 Profesi Fulltext)
05 Profesi Fulltext...pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Proyek pembangunan Gedung MUI Provinsi Sumatera Barat merupakan proyek gedung bertingkat yang menggunakan sistem pondasi bored pile sebagai struktur bawah utama. Dalam pelaksanaan pekerjaan pondasi ditemukan perbedaan antara kondisi tanah aktual dengan asumsi perencanaan awal, sehingga diperlukan perubahan desain pondasi melalui mekanisme adendum pekerjaan. Laporan teknis ini bertujuan menganalisis perubahan desain pondasi bored pile akibat variasi kedalaman tanah keras serta dampaknya terhadap biaya, waktu pelaksanaan, dan pelaksanaan pengawasan konstruksi. Metode yang digunakan dalam laporan ini adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui observasi lapangan, studi dokumen proyek, evaluasi boring log, koordinasi teknis, serta dokumentasi pelaksanaan pekerjaan. Analisis dilakukan terhadap desain awal pondasi, kondisi aktual lapangan, proses perubahan desain, adendum kontrak, dan dampaknya terhadap pelaksanaan proyek. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa desain awal pondasi menggunakan bored pile diameter 60 cm dengan kedalaman seragam 16,00 meter dan konfigurasi 2 bored pile pada setiap kelompok pondasi. Namun, hasil pelaksanaan drilling menunjukkan bahwa lapisan tanah keras berada pada kedalaman bervariasi antara 5,75 meter hingga 16,40 meter. Kondisi tersebut menyebabkan desain awal tidak lagi optimal sehingga dilakukan revisi desain berupa perubahan kedalaman bored pile menjadi bervariasi sesuai kondisi tanah aktual serta perubahan konfigurasi pondasi dari 2 bored pile menjadi 4 bored pile pada beberapa kelompok pondasi. Perubahan desain tersebut berdampak terhadap peningkatan volume pekerjaan pondasi, perubahan pile cap, penyesuaian pekerjaan struktur terkait, serta kenaikan nilai kontrak dari Rp20.351.047.189,47 menjadi Rp21.515.300.000,00 atau meningkat sebesar 5,72%. Selain berdampak terhadap biaya proyek, perubahan pekerjaan juga memengaruhi jadwal pelaksanaan sehingga diperlukan pengendalian melalui monitoring progres, evaluasi kurva S, dan koordinasi teknis rutin antar pihak proyek. Laporan ini menunjukkan bahwa verifikasi kondisi geoteknik aktual selama pelaksanaan pekerjaan pondasi memiliki peranan penting dalam memastikan keamanan struktur dan efektivitas desain pondasi. Selain itu, koordinasi teknis, pengawasan lapangan, dan pengendalian perubahan pekerjaan menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi.

Item Type: Thesis (Profesi)
Supervisors: Prof. Ir. ELSA EKA PUTRI, S.T., M.Sc(Eng), Ph.D, IPM
Uncontrolled Keywords: bored pile; adendum kontrak; pondasi dalam; pengawasan konstruksi; perubahan desain; kondisi tanah aktual.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Pascasarjana (S2) > Pendidikan Profesi Insinyur
Depositing User: Profesi Insinyur Insinyur
Date Deposited: 24 Aug 2026 07:21
Last Modified: 24 Aug 2026 07:21
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/526998

Actions (login required)

View Item View Item