Gumilang, Yuza Ahmad (2026) Studi In Silico Potensi Senyawa Bioaktif dari Database COCONUT Sebagai Inhibitor α-Glukosidase dan DPP-4 pada Terapi Diabetes Melitus Tipe 2. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (193kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (149kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (134kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (181kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Diabetes melitus tipe 2 (T2DM) merupakan gangguan metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat resistensi insulin dan gangguan sekresi insulin. Penghambatan enzim α-glukosidase dan dipeptidil peptidase-4 (DPP-4) merupakan strategi terapi penting untuk mengendalikan kadar glukosa darah postprandial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa bahan alam dari database COCONUT (Collection of Open Natural Products) yang berpotensi sebagai inhibitor α-glukosidase dan DPP-4 dengan menggunakan pendekatan in silico. Sebanyak 715.344 senyawa diseleksi menggunakan filter drug-likeness dan farmakofor 2D melalui RDKit. Hasil filter ini menghasilkan 235 senyawa kandidat inhibitor α-glukosidase dan 451 senyawa kandidat inhibitor DPP-4 yang memenuhi kriteria untuk tahap berikutnya. Seluruh senyawa kandidat tersebut selanjutnya dievaluasi melalui molecular docking menggunakan AutoDock Vina dan diikuti dengan prediksi ADMET. Satu senyawa terbaik dari masing-masing target kemudian dipilih untuk dianalisis lebih lanjut melalui simulasi dinamika molekuler dan kalkulasi density functional theory (DFT). Hasil molecular docking terhadap α-glukosidase (PDB ID: 2QMJ) dan DPP-4 (PDB ID: 6B1E) serta prediksi ADMET mengidentifikasi senyawa CNP0226321.2 dari tanaman Bupleurum chinense sebagai kandidat inhibitor α-glukosidase paling menjanjikan (−7,792 kkal/mol), dengan binding affinity lebih rendah dibanding acarbose (−7,613 kkal/mol). Sementara itu, senyawa CNP0079616.1 dari tanaman Ficus auriculata menunjukkan interaksi terkuat terhadap DPP-4 (−7,765 kkal/mol), dengan afinitas lebih baik dibandingkan vildagliptin (−6,192 kkal/mol). Kedua senyawa membentuk ikatan hidrogen dan interaksi hidrofobik yang stabil dengan residu katalitik kunci, mempertahankan kestabilan kompleks ligan–protein yang dikonfirmasi melalui analisis RMSD dan RMSF, serta memiliki nilai energy gap HOMO–LUMO masing-masing sebesar 5,8657 eV dan 5,1350 eV yang lebih rendah dibandingkan ligan alami, sehingga mengindikasikan reaktivitas molekuler yang tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa senyawa CNP0226321.2 dan CNP0079616.1 dapat dipertimbangkan sebagai kandidat inhibitor α-glukosidase dan DPP-4 yang layak dievaluasi lebih lanjut melalui uji in vitro dan in vivo untuk pengembangan terapi T2DM berbasis bahan alam.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. rer. nat. Syafrizayanti, M.Si ; Prof. Dr. Mai Efdi, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes melitus tipe 2; virtual screening; database COCONUT; α-glukosidase; DPP-4 |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Kimia |
| Depositing User: | S1 Kimia Kimia |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 04:09 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 04:09 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/526992 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric