PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PENIPUAN BERKEDOK CINTA (LOVE SCAM) PADA TAHAP PENYIDIKAN DI POLDA SUMATERA BARAT

Mentari Alsa, Syafira (2026) PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PENIPUAN BERKEDOK CINTA (LOVE SCAM) PADA TAHAP PENYIDIKAN DI POLDA SUMATERA BARAT. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (220kB)
[img] Text (Bab I Pendahuluan)
Bab I.pdf - Published Version

Download (482kB)
[img] Text (Bab IV Penutup)
Bab IV.pdf - Published Version

Download (212kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (258kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penegakan hukum terhadap tindak pidana penipuan berkedok cinta (love scam) merupakan bagian dari penerapan hukum pidana secara konkret dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin berkembang. Tindak pidana ini dilakukan melalui media elektronik dengan memanfaatkan hubungan emosional korban untuk memperoleh keuntungan secara melawan hukum, sehingga penanganannya berada dalam kerangka Pasal 492 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional dan Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup: (1) bagaimana penegakan hukum terhadap tindak pidana love scam pada tahap penyidikan di Polda Sumatera Barat; (2) apa saja kendala yang dihadapi; dan (3) upaya apa yang dilakukan dalam mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan data primer berupa wawancara dengan penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Sumatera Barat dan korban, serta data sekunder dari bahan hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum pada tahap penyidikan telah dilaksanakan secara prosedural sesuai ketentuan yang berlaku, namun belum optimal sebagaimana tercermin dari belum adanya perkara yang mencapai tahap penuntutan. Kendala yang dihadapi meliputi penggunaan identitas palsu oleh pelaku, lokasi pelaku yang berada di luar wilayah hukum, keterbatasan akses data keuangan, keterbatasan sarana digital forensik, kurangnya personel berkeahlian siber, serta rendahnya kepercayaan korban terhadap proses hukum. Adapun upaya yang dilakukan meliputi optimalisasi penelusuran digital, koordinasi dengan Dirtipidsiber Mabes Polri dan instansi terkait, peningkatan kapasitas penyidik, serta edukasi kepada masyarakat. Kata Kunci: penegakan hukum, love scam, penyidikan, kejahatan siber

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Efren Nova, S.H., M.H. Dr. Nani Mulyati, S.H., MCL.
Uncontrolled Keywords: penegakan hukum, love scam, penyidikan, kejahatan siber
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Hukum
Depositing User: S1 Hukum Hukum
Date Deposited: 20 Jul 2026 07:42
Last Modified: 20 Jul 2026 07:42
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/526770

Actions (login required)

View Item View Item