Pengaruh Penambahan Nanokitosan Kulit Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) Terhadap Kekerasan Permukaan Glass Ionomer Cement

Khairinnisa, Fidella (2026) Pengaruh Penambahan Nanokitosan Kulit Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) Terhadap Kekerasan Permukaan Glass Ionomer Cement. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (333kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (579kB)
[img] Text (BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (310kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (460kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Glass Ionomer Cement (GIC) merupakan bahan restorasi yang memiliki kemampuan adhesi kimia terhadap jaringan gigi, biokompatibilitas yang baik, serta kemampuan melepaskan fluorida. Namun, GIC memiliki keterbatasan sifat mekanik berupa kekerasan permukaan yang relatif rendah. Nanokitosan dari kulit udang vaname (Litopenaeus Vannamei) berpotensi digunakan sebagai bahan modifikasi GIC karena memiliki ukuran partikel skala nano dan luas permukaan yang tinggi sehingga dapat meningkatkan sifat mekanis GIC. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan nanokitosan kulit udang vaname (Litopenaeus Vannamei) terhadap kekerasan permukaan Glass Ionomer Cement. Metode: Penelitian ini merupakan true experimental laboratoris dengan desain post-test only control group. Sebanyak 30 sampel Glass Ionomer Cement (GIC) dibagi menjadi lima kelompok (n=6), yaitu kelompok kontrol tanpa penambahan nanokitosan (0%) dan kelompok perlakuan dengan penambahan nanokitosan konsentrasi 1%, 2%, 2,5%, dan 3%. Sampel direndam dalam saliva buatan selama 24 jam pada suhu 37°C. Pengujian kekerasan permukaan dilakukan menggunakan Vickers Hardness Tester dengan beban 50 gf selama 15 detik. Data dianalisis menggunakan uji Welch Anova dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc Games-Howell. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kekerasan permukaan GIC pada kelompok kontrol, 1%, 2%, 2,5%, dan 3% berturut-turut adalah 33,33 VHN; 94,59 VHN; 134,64 VHN; 157,98 VHN; dan 136,32 VHN. Nilai kekerasan tertinggi diperoleh pada kelompok dengan penambahan nanokitosan konsentrasi 2,5%. Hasil uji Welch Anova menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok (p<0,001). Kesimpulan: Penambahan nanokitosan kulit udang vaname (Litopenaeus Vannamei) berpengaruh terhadap peningkatan kekerasan permukaan Glass Ionomer Cement. Konsentrasi 2,5% merupakan konsentrasi optimum dalam penelitian ini.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: drg. Dedi Sumantri, MDSc ; drg. Nurul Rizqina, Sp.B.M.M
Uncontrolled Keywords: glass ionomer cement; nanokitosan; kulit udang vanam; kekerasan permukaan
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Depositing User: S1 Kedokteran Gigi
Date Deposited: 15 Aug 2026 02:37
Last Modified: 15 Aug 2026 02:37
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/526768

Actions (login required)

View Item View Item