Fitra, Kemala (2011) TRADISI BAPIARl PADA PENGELOLAAN LADANG SINGKONG (Studi Kasus Pada Masyarakat Dusun Luak Mani Desa Kubang Tengah Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Skripsi Ful Teks)
OK S1 Ilmu Sosial 2011 Kemala Fitri 06192009.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kerja sama dalam masyarakat pertanian ladang, di mana manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat hidup sendiri melainkan membutuhkan bantuan orang lain. Rasa solidaritas yang tinggi mendorong masyarakat di Dusun Luak Mani, Desa Kubang Tengah, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto untuk membentuk kegiatan kerja sama yang dikenal dengan istilah bapiari. Bapiari merupakan kegiatan pengelolaan ladang yang dilakukan secara bersama-sama sesuai dengan urutan yang telah disepakati tanpa menggunakan sistem upah. Tradisi ini telah berlangsung sejak lama dan diwariskan secara turun-temurun dalam kehidupan masyarakat setempat. Seiring perkembangan zaman, tradisi bapiari mengalami pergeseran dan terbagi menjadi dua jenis, yaitu bapiari bagilir dan bakongsi. Perubahan ini tidak hanya memengaruhi bentuk kegiatan bapiari, tetapi juga berdampak pada keanggotaannya, baik dari segi keterlibatan individu maupun jumlah anggota yang berpartisipasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan dan perkembangan tradisi bapiari, serta merumuskan upaya yang perlu dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah desa untuk mempertahankan tradisi tersebut.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Drs. Afrida, M.Hum, Dra. Ermayanti, M.Si |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Antropologi Sosial |
| Depositing User: | Mrs Vivi Irawati |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 08:20 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 08:20 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/526589 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric