Nurjanah, Nurjanah (2026) Pengaruh Psikoedukasi dan Relaksasi Otot Progresif terhadap Tingkat Kecemasan Remaja Putri di SMA Negeri 10 Padang. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (586kB) |
|
|
Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (201kB) |
|
|
Text (03. BAB VII)
03. BAB VII.pdf - Published Version Download (150kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (255kB) |
|
|
Text (05. Thesis Fulltext)
05. Thesis Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Kecemasan pada masa remaja dipengaruhi oleh faktor biologis, psikologis dan sosial. Remaja putri lebih rentan mengalami kecemasan dibandingkan remaja putra, karena oleh fluktuasi hormon reproduksi dan kecenderungan ruminasi dalam pemecahan masalah. Meskipun kecemasan dapat bersifat adaptif, kondisi ini dapat menjadi maladaptif apabila berlangsung lama tanpa penyebab yang jelas, serta berdampak pada penurunan prestasi akademik, isolasi sosial, depresi, dan gangguan kesehatan reproduksi seperti ketidakteraturan siklus menstruasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui psikoedukasi dan relaksasi otot progresif untuk membantu remaja mengelola kecemasan. Psikoedukasi bertujuan meningkatkan pemahaman dan pembentukan perilaku, sedangkan relaksasi otot progresif menurunkan aktivasi saraf simpatis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh psikoedukasi dan relaksasi otot progresif terhadap tingkat kecemasan pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Sampel dipilih menggunakan teknik simpel random sampling, dengan masing-masing kelompok intervensi dan kontrol terdiri dari 50 remaja putri kelas XII di SMA Negeri 10 Padang. Hasil penelitian menunjukkan rerata kecemasan pretest pada kelompok intervensi sebesar 11,30±3,77 dan kelompok kontrol 13,02±5,38, dengan mayoritas responden kedua kelompok berada pada kategori kecemasan sedang. Setelah intervensi, rerata kecemasan kelompok intervensi menurun menjadi 5,84±3,99 dengan mayoritas responden pada kategori normal, sedangkan kelompok kontrol sebesar 12,50±5,03 dan tetap didominasi kecemasan sedang. Analisis General Linear Model (GLM) repeated measures menunjukkan nilai p<0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian psikoedukasi dan relaksasi otot progresif efektif menurunkan tingkat kecemasan pada remaja putri.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. dr. Aladin, Sp.OG, Subsp.Obginsos, MPH; Yantri Maputra, M.Ed, PhD |
| Uncontrolled Keywords: | Psikoedukasi; Relaksasi Otot Progresif; Tingkat Kecemasan; Remaja Putri |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S2 Kebidanan |
| Depositing User: | S2 Kebidanan kebidanan |
| Date Deposited: | 26 May 2026 08:19 |
| Last Modified: | 26 May 2026 08:19 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/526430 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric