SEILLA, DINTA YASTINA (2026) Relationship Between Matrix Metalloproteinase-9 Expression And Hubungan Ekspresi Matrix Metalloproteinase 9 Dengan Parameter Agresivitas Melanoma Maligna. Spesialis thesis, Universitas Andalas.
|
Text (cover dan abstrak)
cover dan abstrak.pdf - Published Version Download (78kB) |
|
|
Text (bab 1)
BAB 1 (1).pdf - Published Version Download (326kB) |
|
|
Text (bab 7)
BAB 7.pdf - Published Version Download (287kB) |
|
|
Text (daftar pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (357kB) |
|
|
Text (tesis full)
TESIS SEILLA DINTA UNAND (1).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan : Melanoma maligna merupakan tumor ganas yang berasal dari melanosit dan dikenal sebagai kanker kulit paling agresif dengan angka metastasis dan mortalitas yang tinggi. Parameter prognostik konvensional seperti ketebalan Breslow, ulserasi, laju mitosis, dan keterlibatan kelenjar getah bening (KGB) masih digunakan secara luas, namun belum sepenuhnya mampu memprediksi perilaku biologis melanoma. Matrix metalloproteinase-9 (MMP9) diketahui berperan dalam degradasi matriks ekstraseluler dan membran basal sehingga memfasilitasi invasi dan metastasis sel tumor. Ekspresi MMP9 diduga berkaitan dengan derajat agresivitas melanoma maligna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan ekspresi MMP9 dengan parameter agresivitas melanoma maligna. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri atas 33 kasus melanoma maligna kulit yang diperiksa di Laboratorium Patologi Anatomi RSUP Dr. M. Djamil Padang, Sentra Diagnostik Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, dan Rumah Sakit Universitas Andalas selama periode Januari 2022 hingga Desember 2025. Ekspresi MMP9 dinilai menggunakan pemeriksaan imunohistokimia. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi-square, dengan nilai p < 0,05 dianggap bermakna secara statistik. Hasil : Penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara ekspresi MMP9 dengan kedalaman invasi tumor berdasarkan Indeks Breslow (p=0,243). Namun, terdapat hubungan bermakna antara ekspresi MMP9 dengan keberadaan ulserasi (p=0,015) dan keterlibatan KGB (p=0,002). Kesimpulan : Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekspresi MMP9 berhubungan dengan ulserasi dan keterlibatan KGB pada melanoma maligna, tetapi tidak berhubungan dengan ketebalan tumor berdasarkan Indeks Breslow. Ekspresi MMP9 berpotensi digunakan sebagai penanda tambahan dalam menilai agresivitas melanoma maligna.
| Item Type: | Thesis (Spesialis) |
|---|---|
| Supervisors: | dr. Aswiyanti Asri, M.Si,Med. Sp.PA, Subsp. O.G.P (K) |
| Uncontrolled Keywords: | melanoma maligna; MMP9; parameter agresivitas; indeks Breslow; ulserasi; keterlibatan KGB |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Sp-1 Patologi Anatomi |
| Depositing User: | Sp-1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 29 May 2026 01:34 |
| Last Modified: | 29 May 2026 01:34 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/526380 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]