Dinata, Niko Surya (2012) PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KECELAKAAN LALU LINTAS YANG LALAI SEHINGGA MENGAKIBATKAN MATINYA ORANG LAIN (UU No.22 Tahun 2009) (Studi Kasus Di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Padang). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Skripsi Ful Teks)
OK S1 Hukum 2012 Niko Surya Dinata 07140017.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Berikut adalah versi abstrak yang telah dirapikan. Perbaikan berfokus pada koreksi kesalahan pengetikan (OCR), standarisasi terminologi hukum, serta penyusunan struktur kalimat agar lebih formal dan sistematis. ABSTRAK Masalah lalu lintas merupakan masalah berskala nasional yang berkembang seirama dengan dinamika masyarakat. Masalah utama yang dihadapi dewasa ini adalah masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Data menunjukkan bahwa jumlah kecelakaan di Kota Padang cenderung meningkat setiap tahunnya, di mana sebagian besar disebabkan oleh faktor manusia (human error) akibat kelalaian dalam berkendara yang mengakibatkan kematian. Berdasarkan ketentuan hukum, penerapan sanksi pidana terhadap pengemudi yang karena kelalaiannya menyebabkan matinya orang lain diatur dalam Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam praktiknya, sering kali terjadi upaya perdamaian antara pelaku dengan keluarga korban melalui pemberian restitusi atau santunan secara sukarela. Meskipun demikian, aturan hukum tetap harus ditegakkan dan pelaku wajib diadili di pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah: a) Bagaimana penerapan sanksi terhadap pelaku tindak pidana lalu lintas yang lalai sehingga mengakibatkan matinya orang lain di Pengadilan Negeri Kelas IA Padang; b) Bagaimana pertimbangan hakim dalam penjatuhan sanksi pidana terhadap pelaku tersebut; dan c) Bagaimana peranan restitusi dan pertimbangan hakim terhadap perdamaian yang dilakukan oleh pelaku dengan keluarga korban di Pengadilan Negeri Kelas IA Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis sosiologis, yaitu melihat hukum dalam praktik di lapangan. Sifat penelitian adalah deskriptif guna memberikan gambaran jelas mengenai kenyataan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sanksi terhadap pelaku didasarkan pada Pasal 310 ayat (4) UU No. 22 Tahun 2009. Pertimbangan hakim meliputi pertimbangan yuridis (berdasarkan pasal yang didakwakan) dan non-yuridis (hal-hal yang memberatkan dan meringankan putusan). Adapun peranan restitusi dan perdamaian tidak menghilangkan tuntutan pidana terhadap pelaku, namun menjadi pertimbangan hakim sebagai faktor yang meringankan putusan. Disarankan bagi pengemudi dan pengguna jalan untuk lebih berhati-hati dan mematuhi tata tertib lalu lintas guna meminimalisir angka kecelakaan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Yoserwan, SH.,MH.,LLm, Efren Nova, SH., MH |
| Uncontrolled Keywords: | Kelalaian, Kecelakaan Lalu Lintas, Sanksi Pidana, Restitusi, Pertimbangan Hakim. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Hukum |
| Depositing User: | Mrs Vivi Irawati |
| Date Deposited: | 11 May 2026 02:25 |
| Last Modified: | 11 May 2026 02:25 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/526158 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]