NILAI PREDIKTIF PANCREATIC STONE PROTEIN SEBAGAI PENANDA SEPSIS

kurniawan, kurniawan (2026) NILAI PREDIKTIF PANCREATIC STONE PROTEIN SEBAGAI PENANDA SEPSIS. Spesialis thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (120kB)
[img] Text (BAB.1 PENDAHULUAN)
BAB.1 PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (61kB)
[img] Text (BAB.7 SIMPULAN DAN SARAN)
BAB.7 SIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version

Download (41kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (95kB)
[img] Text (TESIS FULL)
TESIS full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (549kB)

Abstract

Latar Belakang: Sepsis merupakan salah satu penyebab kematian di seluruh dunia. Diagnosis cepat penting dilakukan agar tatalaksana segera dapat dilakukan dan menurunkan risiko kematian. Penilaian SOFA score umum digunakan sebagai panduan diagnosis sepsis, namun kriteria tersebut lebih menggambarkan disfungsi organ yang telah terjadi. Pancreatic stone protein merupakan penanda sepsis terbaru dengan kelebihan mendeteksi sepsis lebih awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai prediktif pancreatic stone protein sebagai penanda sepsis. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan potong lintanterhadap pasien suspek sepsis di ICU dan HCU RS M. Djamil Padang dari bulan September 2025 sampai Januari 2026. Diagnosis sepsis berdasarkan kriteria SOFA score ≥2. Pemeriksaan parameter pancreatic stone protein menggunakan nanofluid flouresence immunoassay. Data univariat disajikan dalam bentuk median (min-maks) dan distribusi frekuensi. Data bivariat dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Nilai prediktif dianalisis dengan menentukan cut-off point berdasarkan Indeks Youden. Sensitivitas dan spesifisitas diperoleh dari nilai area under curve (AUC). Hasil: Penilaian SOFA score terhadap 72 subjek penelitian adalah 42 sepsis dan 30 tidak sepsis. Median usia subjek penelitian 47(19-65) tahun. Sebanyak 45,8% subjek penelitian adalah laki-laki dan 54,2% perempuan. Jumlah subjek penelitian dirawat di ICU (50%) dan di HCU (50%). Sumber infeksi berasal dari sistem respirasi (69,4%), kulit (11,1%) gastrointestinal (8,3%), traktus urinarius (8,3%), dan luka operasi (2,8%). Sebagian besar subjek penelitian (63,9%) memiliki komorbid. Komorbid terbanyak adalah keganasan (30,5%) penyakit kardiovaskular (12,5%), hipertensi (11,1%) dan penyakit serebrovaskular (9,7%). Hasil kultur darah positif ditemukan pada 16% subjek penelitian sepsis. Median kadar pancreatic stone protein subjek penelitian sepsis adalah 239,5(39-600) ng/mL, dan lebih tinggi dari pada subjek penelitian tidak sepsis 63,5(26-190) ng/mL, p<0,001. Cut-off point kadar pancreatic stone protein sebagai penanda sepsis adalah ≥145 ng/mL dengan AUC 0,949 (IK95%:0,901-0,997), sensitivitas 78% dan spesifisitas 93%. Simpulan: Kadar pancreatic stone protein dengan cut-off point ≥145 ng/mL menunjukan kemampuan prediktif yang sangat baik sebagai penanda sepsis

Item Type: Thesis (Spesialis)
Supervisors: Dr. dr. Rikarni, Sp.PK, Subsp.H.K(K), Subsp.Onk.K(K)
Uncontrolled Keywords: pancreatic stone protein, sepsis, SOFA score, diagnosis
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Fakultas Kedokteran > Sp-1 Patologi Klinis
Depositing User: Sp-1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 05 May 2026 10:12
Last Modified: 05 May 2026 10:12
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/526087

Actions (login required)

View Item View Item